KESATU.CO – BRI menerbitkan Social Bond senilai Rp5 triliun, menjadikannya sebagai bank pertama di Indonesia yang meluncurkan obligasi berwawasan sosial untuk mendukung pembiayaan inklusif dan berkelanjutan. Obligasi ini merupakan tahap pertama dari Program Penawaran Umum Berkelanjutan I senilai total Rp20 triliun dan mencatatkan oversubscription hingga Rp6,57 triliun atau 1,31 kali dari target awal.
Social Bond BRI ditawarkan dalam tiga seri, yakni Seri A dengan tenor 2 tahun dan bunga tetap 6,45% per tahun, Seri B tenor 3 tahun dengan bunga 6,55%, serta Seri C tenor 5 tahun dengan bunga 6,60%.
Dana hasil penerbitan akan dialokasikan secara eksklusif untuk proyek-proyek sosial, termasuk infrastruktur dasar, layanan esensial, perumahan terjangkau, penciptaan lapangan kerja, pembiayaan UMKM, ketahanan pangan, dan pemberdayaan sosio-ekonomi.
Baca Juga: Sekda Herman Suryatman Pastikan Pemprov Jabar Komitmen SPMB 2025 Transparan dan Berkeadilan
Penandatanganan perjanjian penerbitan dilakukan pada Rabu (18/6) di Kantor Pusat BRI Jakarta, dihadiri Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Direktur Treasury & International Banking Farida Thamrin, Direktur Operations Hakim Putratama, serta jajaran direksi Joint Lead Underwriters dan lembaga dan profesi penunjang penerbitan obligasi.
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persro) atau BRI, Hery Gunardi, mengungkapkan bahwa alasan BRI menerbitkan Social Bond adalah karena masih sedikitnya instrumen surat berharga yang berwawasan sosial di Indonesia.
Baca Juga: Rezeki Nomplok! Intip Pemenang Loyalty Poin Cashier 2025 BRI, Mungkin Ada Nama Anda!
“Ini juga menjadi bukti nyata komitmen BRI untuk menjaga pendanaan yang berwawasan ESG”, ujar Hery.
Selain untuk memperkuat reputasi BRI sebagai lembaga keuangan yang bertanggung jawab secara sosial, Hery juga menambahkan bahwa penerbitan Social Bond ini juga untuk mendukung strategi penguatan struktur pendanaan melalui diversifikasi sumber dana berbasis wholesale funding.
“Langkah ini juga menjadi strategi perseroan untuk memperluas akses terhadap pasar pendanaan yang lebih kompetitif dan berkelanjutan”, tambahnya.
Obligasi Berwawasan Sosial BRI ini memperoleh peringkat idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), menandakan prospek keuangan yang sangat stabil dari BRI.
Baca Juga: Pemkot Bandung dan Pemkab Fakfak Jalin Kerja Sama lewat Aplikasi Simonel
Penerbitan dilakukan melalui skema bookbuilding dengan melibatkan penjamin pelaksana seperti PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, PT Mandiri Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, dan PT Bahana Sekuritas. Penyusunan kerangka sosial (Social Framework) dilakukan bersama ESG Coordinator Bank DBS Indonesia.
Obligasi ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan didaftarkan di KSEI. Pembayaran bunga dilakukan tiap tiga bulan dan pokok dibayarkan penuh saat jatuh tempo.
Hery menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari roadmap keberlanjutan BRI serta wujud nyata dalam memperkuat inklusi sosial, memperluas akses pembiayaan, dan pemberdayaan masyarakat di berbagai sektor.***
