KESATU.CO – Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatatkan penyaluran FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) sebanyak 57.909 unit rumah dalam tiga tahun terakhir dengan total plafon mencapai Rp9,1 triliun. Program rumah subsidi ini menjadi komitmen nyata BRI dalam mendukung akses hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
FLPP merupakan skema kredit pemilikan rumah subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat dengan penghasilan maksimal Rp14 juta per bulan. Program ini menawarkan suku bunga tetap maksimal 5% dengan tenor hingga 20 tahun, memungkinkan masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah pertama secara terjangkau.
Data penyaluran rumah subsidi BRI menunjukkan tren positif. Pada 2022, bank pelat merah ini menyalurkan 19.637 unit dengan plafon Rp2,98 triliun. Tahun 2023 mengalami peningkatan menjadi 22.076 unit senilai Rp3,45 triliun, sedangkan 2024 tercatat 16.196 unit dengan plafon Rp2,67 triliun.
Baca Juga: Wujudkan Purwakarta Istimewa, Om Zein Mulai Relokasi PKL yang Berjualan di Cikopo ke Taman Balarea
Memasuki 2025, BRI menargetkan penyaluran FLPP sebanyak 17.701 unit rumah dengan alokasi dana Rp2,92 triliun. Target ini menunjukkan peningkatan dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebagai bentuk konsistensi dalam program hunian terjangkau.
Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menyatakan penyaluran kredit pemilikan rumah subsidi melalui FLPP merupakan strategi jangka panjang untuk memperluas akses pembiayaan perumahan inklusif.
Baca Juga: Puskesmas Cikidang Kenalkan Program Keluarga SIGAP, Ini Kehabatannya
“Harapannya, hal ini dapat membantu mengatasi backlog perumahan dan memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah pertama,” ujar Hendy.
Lebih lanjut, guna memperluas jangkauan program, BRI juga menjalin kerja sama strategis dengan sejumlah pihak. kolaborasi ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen BRI dalam memperluas akses pembiayaan FLPP secara merata ke berbagai lapisan masyarakat.
Baca Juga: BRI Salurkan Pembiayaan ke Koperasi Pemasok Program Makan Bergizi Gratis
Di sektor Aparatur Sipil Negara (ASN), BRI bekerja sama dengan sejumlah instansi pemerintah, antara lain Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), serta Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Melalui kerja sama ini, pegawai ASN mendapatkan kemudahan akses terhadap pembiayaan rumah subsidi yang sesuai dengan ketentuan program FLPP.
Baca Juga: Wagub Erwan Setiawan Dorong Sepak Bola Jabar Semakin Bergairah
Tak hanya itu, BRI juga memperluas inisiatif ke sektor informal. Salah satu bentuk kemitraan dijalin bersama PT Bluebird Tbk, yang memungkinkan para pengemudi taksi untuk memperoleh rumah pertama melalui skema FLPP.
“BRI tidak hanya melihat FLPP sebagai instrumen pembiayaan, tetapi juga sebagai bagian dari kontribusi nyata kami dalam pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, kami berharap lebih banyak masyarakat (termasuk ASN dan pekerja informal) dapat memperoleh akses yang setara terhadap hunian yang layak,” tutup Hendy.***
