KESATU.CO – BANDUNG, Dalam sebuah perusahaan, tidak terkecuali yang berbendera Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pergantian kepemimpinan merupakan hal yang wajar.
Tentunya, pergantian itu sebagai upaya agar performa dan kinerja sebuah korporasi tetap bahkan lebih mentereng.
Nah, pergantian kepemimpinan, kini, dialami Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog).
Informasinya, Erick Thohir, Menteri BUMN, menerbitkan Surat Keputusan Nomor : SK-73/DHK.MBU.A/09/2024. Berdasarkan Surat Keputusan itu, Erick Thohir, melengserkan Bayu Krisnamurthi.
Selanjutnya, mengacu pada surat keputusan itu, Erick Thohir menempatkan mantan Direktur Utama PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI), Wahyu Suparyono, sebagai suksesor Bayu Krisnamurthi alias berposisi menjadi Direktur Utama Perum Bulog.
Baca Juga: ASN di Sukabumi Diajak Membudayakan Kontrol Internal
Dalam keterangan resminya, Senin (9/9/2024) malam, A Widiarso, Sekretaris Perusahaan Perum Bulog, mengatakan, selain Bayu Krisnamurthi, Erick Thohir pun mengganti satu posisi direksi Perum Bulog lainnya.
Yakni, mengganti Purnomo Sinar Hadi, sebagai Direktur Human Capital Perum Bulog. Kini, posisi Direktur Human Capital Perum Bulog dijabat Sudarsono Hardjosoekarto, yang sebelumnya menjabat Direktur Jendral Kesatuan Bangsa dan Politik Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
A Widiarso menuturkan, bersama mantan Panglima Daerah Militer (Pangdam) XVI Pattimura, Marga Taufiq, yang tampil menjadi Wakil Direktur Utama Perum Bulog, dan Sudarsono Hardjosoekarto, Wahyu Suparyono bahu membahu menakhodai korporasi Merah Putih sektor pangan tersebut. (*)
