KESATU.CO, PURWAKARTA – Suasana haru menyelimuti kegiatan pelayanan publik terpadu “Gempungan” yang digelar di Desa Nagrak, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta.
Seorang ibu tak kuasa menahan air mata saat bertemu langsung dengan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein.
Pertemuan tidak terduga ini menjadi momen penyelamat bagi sang ibu yang tengah dirundung kebingungan mendalam.
Sambil menggendong buah hatinya yang sedang terkulai sakit, ibu tersebut memberanikan diri mendekati orang nomor satu di Purwakarta itu.
Di tengah keramaian warga yang mengurus berbagai dokumen administrasi, ia mencurahkan isi hatinya (curhat) langsung kepada Om Zein mengenai kondisi pelik yang sedang dihadapinya.
Bingung Biaya Operasi dan Ongkos ke Rumah Sakit
Kepada Bupati, sang ibu mengaku sangat kebingungan menghadapi jadwal operasi anaknya yang sudah dekat dari pihak rumah sakit.
Meski biaya pengobatan medis mungkin sudah tercover program kesehatan, ia sama sekali tidak memiliki biaya operasional.
“Saya bingung, Pak. Jadwal operasi anak sudah keluar, tapi kami tidak punya ongkos untuk bolak-balik ke rumah sakit, belum lagi untuk kebutuhan logistik dan keperluan lainnya selama mendampingi anak di sana,” ungkapnya dengan suara bergetar.
Mendengar keluhan yang menyayat hati dari warganya, Bupati Purwakarta Om Zein menunjukkan respons cepat dan kepedulian yang tinggi. Tanpa menunda waktu, ia langsung memanggil Kepala Desa (Kades) Nagrak yang berada di lokasi kegiatan.
Respons Cepat Om Zein: Siapkan Ambulans hingga Bekal Uang
Om Zein segera memerintahkan Kades setempat untuk memfasilitasi seluruh kebutuhan transportasi pasien.
Ia meminta agar mobil ambulans desa disiagakan penuh untuk mengantar dan menjemput ibu dan anak tersebut ke rumah sakit saat jadwal operasi tiba.
Tidak berhenti di situ, spontanitas kepedulian Om Zein kembali terlihat. Sadar bahwa kebutuhan mendesak tidak hanya soal kendaraan, ia langsung merogoh kantongnya dan memberikan bantuan uang tunai sebesar ratusan ribu rupiah sebagai bekal selama di rumah sakit.
“Pastikan ambulans siap mengantar, dan ini ada sedikit bekal untuk keperluan tak terduga di sana. Jangan bingung lagi, yang penting anak bisa segera dioperasi dan sembuh,” ujar Om Zein menenangkan.
Tangis Haru dan Pelukan Terima Kasih
Mendapat bantuan yang begitu cepat dan tidak disangka-sangka, pertahanan emosional sang ibu runtuh. Tangis harunya pecah di hadapan warga dan pejabat yang hadir.
Sebagai bentuk rasa syukur dan kedekatan antara warga dengan pemimpinnya, ibu tersebut langsung memeluk Om Zein erat sambil menangis tersedu-sedu.
Sambil mendekap anaknya, ia tak henti-hentinya mengucapkan kata terima kasih atas kebaikan dan kepekaan sosial sang Bupati.
Aksi spontan Om Zein ini menuai simpati dari masyarakat Desa Nagrak yang menyaksikan langsung betapa program Gempungan bukan sekadar pelayanan administrasi, melainkan juga ruang serap aspirasi dan bantuan darurat bagi warga yang membutuhkan.***
