Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kisah Haru Alfi: Mahasiswi Purwakarta Nyaris Gagal Sidang Akhir, Dibantu Om Zein Usai Datangi Rumahnya

    29 Juni 2026

    Bertemu di Gempungan Nagrak, Bupati Purwakarta Om Zein Beri Bantuan Cepat untuk Anak Sakit

    26 Juni 2026

    Farhan: Baznas Harus Jadi Garda Depan Mengurangi Ketimpangan Sosial di Kota Bandung

    26 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    kesatu.co
    • Home
    • News
    • Edukasiana
    • Ekbis
    • Humaniora
    • Lifestyle
    • Ragam
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Otomotif
    kesatu.co
    Beranda » Berawal dari Pengalaman Paskibraka, Sepatu Loba Tawarkan Kenyamanan dan Ketahanan untuk Aktivitas Intensif
    Ekbis

    Berawal dari Pengalaman Paskibraka, Sepatu Loba Tawarkan Kenyamanan dan Ketahanan untuk Aktivitas Intensif

    By Redaksi4 Juni 20263 Mins Read

    KESATU.CO — Di tengah maraknya produk alas kaki formal yang beredar di pasaran, merek lokal Sepatu Loba hadir dengan pendekatan yang berbeda. Produk ini tidak lahir semata dari perhitungan pasar, melainkan dari pengalaman langsung penggunanya yang pernah merasakan kerasnya aktivitas lapangan sebagai anggota paskibraka.

    Pengalaman tersebut menjadi fondasi utama dalam pengembangan Sepatu Loba. Sang pendiri, yang merupakan alumni paskibraka dan pernah aktif dalam Resimen Mahasiswa, memahami betul tantangan yang dihadapi saat menggunakan sepatu pantofel dalam kegiatan yang menuntut disiplin, ketahanan fisik, dan mobilitas tinggi.

    Berangkat dari pengalaman itu, Loba merancang sepatu yang tidak hanya mengedepankan tampilan formal, tetapi juga kenyamanan penggunaan dalam jangka waktu lama. Salah satu perhatian utama diberikan pada bagian insole yang didesain untuk membantu mengurangi kelelahan kaki saat digunakan berdiri maupun bergerak dalam waktu yang panjang.

    “Loba lahir dari pengalaman pengguna. Kami memahami bagaimana rasanya menjalani latihan berjam-jam di lapangan dengan sepatu yang kurang nyaman. Karena itu, kenyamanan menjadi prioritas utama dalam setiap produk yang kami buat,” ujar pendiri Loba.

    Tidak hanya fokus pada kenyamanan, Loba juga memperhatikan aspek ketahanan produk. Berbagai komponen dipilih secara selektif, mulai dari bahan baku, benang jahit, hingga peralatan produksi yang digunakan.

    Loba menggunakan benang Coats berkualitas tinggi yang memiliki daya tahan kuat terhadap tarikan dan tekanan. Proses jahitnya pun memanfaatkan jarum Groz-Beckert, salah satu standar yang banyak digunakan dalam industri alas kaki premium dunia. Penggunaan material dan perlengkapan tersebut bertujuan menjaga kualitas konstruksi sepatu agar tetap kokoh meski digunakan secara intensif.

    Untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang beragam, Loba menghadirkan dua pilihan material utama, yakni kulit asli dan sintetis. Varian kulit ditujukan bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan dan karakter material yang semakin baik seiring waktu. Sementara varian sintetis menawarkan pilihan tampilan yang lebih beragam, mulai dari doff hingga glossy, sesuai preferensi pengguna.

    Dari sisi ketahanan, sepatu berbahan sintetis diklaim mampu bertahan hingga dua sampai tiga tahun penggunaan normal. Adapun varian kulit dapat digunakan lebih lama, bahkan mencapai lima tahun apabila dirawat dengan baik.

    Baca Juga: Pemkab Sukabumi Perkuat Kompetensi PPID hingga Desa

    Menariknya, pasar Loba kini tidak hanya berasal dari kalangan paskibraka atau sekolah kedinasan. Seiring berkembangnya tren fashion formal, produk tersebut mulai diminati pekerja kantoran hingga kalangan muda yang mencari sepatu bergaya klasik/Marry Jane untuk aktivitas sehari-hari.

    Model pantofel yang fleksibel membuat sepatu ini dapat digunakan dalam berbagai kesempatan, mulai dari kegiatan resmi hingga aktivitas kasual. Hal itu menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap produk lokal berkualitas terus meningkat.

    “Bagi Loba, keunggulan utama bukan hanya terletak pada desain atau material yang digunakan, melainkan pada filosofi pembuatannya. Produk ini lahir dari pengalaman nyata, sehingga setiap detail dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna secara langsung,” ungkap Akhsan

    “Di tengah persaingan industri alas kaki yang semakin ketat, pendekatan tersebut menjadi nilai tambah yang membuat Loba memiliki identitas tersendiri. Sebuah produk yang lahir dari pengalaman, dikembangkan dengan perhatian terhadap detail, dan ditujukan untuk menghadirkan kenyamanan tanpa mengorbankan kualitas,” pungkasnya

     

    Cibaduyut Loba paskibraka sepatu Sepatu Loba sepatu Paskibraka Shoes
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Related Posts

    Berbeda dari Mahasiswa Lain, Raphael Pilih Bisnis Pakan Ternak dan Bidik Pasar Nasional

    22 Juni 2026

    9 Tahun Manawa Festival, Ajang Mahasiswa BINUS Melahirkan Wirausaha yang Siap Bersaing di Pasar Nasional

    22 Juni 2026

    Bongkar Mitos Bisnis Kuliner, Riset Sebut Banyak UMKM Terjebak Ekspansi Semu

    19 Juni 2026
    TERPOPULER
    News

    Kisah Haru Alfi: Mahasiswi Purwakarta Nyaris Gagal Sidang Akhir, Dibantu Om Zein Usai Datangi Rumahnya

    By Redaksi29 Juni 2026

    Kisah haru Alfi, mahasiswi Purwakarta yang nyaris gagal sidang akhir karena biaya. Berkat datangi rumah Bupati Om Zein (Saepul Bahri Binzein

    Bertemu di Gempungan Nagrak, Bupati Purwakarta Om Zein Beri Bantuan Cepat untuk Anak Sakit

    26 Juni 2026

    Farhan: Baznas Harus Jadi Garda Depan Mengurangi Ketimpangan Sosial di Kota Bandung

    26 Juni 2026

    KDM Ajak Masyarakat Desa Jaga Lingkungan dan Sumber Daya Alam

    26 Juni 2026

    NHI Travel Mart 2026 Perkuat Kolaborasi Industri dan Pendidikan melalui Tema “Cultural Immersion”

    26 Juni 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Kontak
    © 2026 kesatu.co

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.