KESATUCO – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki bic arakan terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat bertemu dengan jajaran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bumi Wibawa, belum lama ini.
Menurutnya, peningkatan PAD Kota Sukabumi sebesar 61 persen dibanding tahun sebelumnya merupakan hasil dari kerja kolaboratif seluruh elemen pemerintahan.
“Itu bukan turun dari langit, melainkan hasil kerja bersama dari semua pihak, bukan diambil dari pinggir jalan,” ujarnya.
Untuk lebih meningkatkan PAD, dirinya mendorong memperkuat kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Apalagi di matanya, PDAM memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu penopang utama pendapatan daerah.
“Revitalisasi PDAM menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Sukabumi dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah dan memastikan pelayanan publik berjalan maksimal bagi seluruh warga,” ucapnya.
Apalagi menurutnya, PDAM Tirta Bumi Wibawa saat ini memiliki empat cabang pelayanan yang menjangkau berbagai kecamatan di Kota Sukabumi. Bahkan terdapat beberapa wilayah Kabupaten Sukabumi yang menjadi cakupannya.
Baca Juga: AgenBRILink Kolaka Buka 12 Lapangan Kerja, Wahyuddin Raup Untung 8 Tahun Bermitra
“Dengan jumlah pelanggan yang cukup besar, PDAM berpotensi besar untuk menjadi salah satu penopang utama pendapatan daerah,” ucapnya.
Oleh karena itu, dirinya mengajak seluruh jajaran PDAM untuk bekerja secara amanah dan tidak takut dalam mengambil keputusan selama tetap berada di jalur yang benar.
“Tidak perlu takut. Yang penting jangan berbohong, jangan mencuri, dan tetap jujur. Kalau takut mengambil keputusan, lebih baik mundur daripada mengganggu kepentingan rakyat,” tegasnya.
