KESATUCO – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi melalui Bidang PPEPD menggelar Persiapan Pengendalian dan Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah triwulan III tahun 2025.
Kegiatan ini diikuti seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota Sukabumi.
Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Mohammad Hasan Asari, mengatakan pertemuan ini menjadi bagian penting dalam siklus perencanaan dan pengendalian pembangunan daerah.
Baca Juga: 10 Tahun Memancar dari Kota Bandung, The Papandayan Jazz Dapat Rekor MURI
Evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana, terukur, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Melalui evaluasi triwulanan ini, kita bisa melihat sejauh mana capaian program, apa saja kendala yang dihadapi, serta bagaimana strategi percepatan yang perlu dilakukan. Dengan begitu, pembangunan tidak hanya berhenti pada perencanaan, tetapi juga terwujud nyata di lapangan,” ujar Hasan Asari.
Ia menekankan, keterlibatan semua SKPD sangat krusial karena setiap perangkat daerah memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian target pembangunan Kota Sukabumi.
Baca Juga: Diskon Bulan Belanja Bandung Sukses Tingkatkan Perputaran Ekonomi
Forum evaluasi juga diharapkan mampu menjadi wadah untuk menyatukan langkah sekaligus memperkuat koordinasi antarperangkat daerah.
Menurutnya, pengendalian dan evaluasi ini bukan sekadar kewajiban administrasi, tetapi instrumen penting untuk menjaga akuntabilitas pemerintah.
“Hasil evaluasi akan menjadi bahan penyempurnaan perencanaan ke depan. Dengan begitu, program pembangunan semakin tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga: KDM: Keutuhan Negara Terjaga Saat TNI Bersatu dengan Rakyat
Bappeda pun mendorong setiap SKPD untuk lebih transparan dalam melaporkan capaian kinerja, termasuk hambatan yang dihadapi di lapangan.
Dengan transparansi itu, diharapkan solusi yang diambil bisa lebih cepat dan efektif.
“Intinya, pembangunan harus memberikan dampak langsung bagi warga. Karena itu, setiap program harus terukur, dapat dipertanggungjawabkan, dan selaras dengan visi Kota Sukabumi,” pungkas Hasan Asari.
