KESATUCO – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menekankan pentingnya konektivitas antar perangkat daerah. Hal itu agar setiap program di Kota Sukabumi tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Semua harus saling terhubung, berkolaborasi, dan berjalan dalam satu frekuensi untuk memperkuat efektivitas pembangunan,” ujarnya.
Menurutnya, hal itu perlu dilakukan agar setiap program pembangunan tidak sekadar menjadi wacana. Namun terbukti dalam sebuah implementasi yang nyata.
Baca Juga: Bupati/Wakil Bupati Sukabumi Bakal Jadi Anggota Kehormatan IARMI, Begini Penjelasannya
“Dari pengentasan kemiskinan ekstrem, penanganan stunting, hingga pelayanan publik yang adil dan merata,” ucapnya.
Selain itu, dirinya pun menggarisbawahi pentingnya digitalisasi tata kelola pemerintahan. Termasuk sistem persuratan dan pelayanan publik yang sesuai dengan standar Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
“Ini Penting, untuk membangun efisiensi dan akuntabilitas birokrasi,” ungkapnya.
Baca Juga: Selama Sebulan TNI Berkumpul di Desa Cisarua, Ternyata Ada Hal Ini
Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan, mengatakan rencana strategis Bappeda mengacu pada visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi.
Selain itu, penyusunannya pun menyesuaikan dengan program prioritas setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
“Forum ini, menjadi wadah untuk mengonsolidasikan seluruh masukan menjadi kebijakan makro pembangunan kota,” bebernya.
Baca Juga: Ayep Zaki Tenyata Inginkan Ekosistem Pemerintah Kota Sukabumi Seperti Ini
Selain itu, perencanaan tematik menjadi pendekatan utama dalam penyusunan rencana strategis.
“Jadi, setiap SKPD harus menyusun perencanaan lima tahunan yang sesuai dengan tupoksi masing-masing, baik di bidang perizinan, kebersihan, kesehatan, sosial, ketertiban, maupun ketenagakerjaan,”pungkasnya
