KESATUCO – Pemerintah terus mendorong perubahan paradigma dalam pengelolaan sampah sebagai bagian dari upaya mengatasi berbagai persoalan lingkungan yang semakin kompleks.
Pesan tersebut disampaikan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Mohammad Jumhur Hidayat, dalam pengarahan nasional pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang diikuti secara virtual oleh jajaran pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Sukabumi.
Dalam arahannya, Jumhur menegaskan bahwa penanganan sampah tidak boleh lagi hanya berfokus pada pengelolaan di tempat pembuangan akhir.
Baca Juga: Air Bersih dan Layanan Kesehatan Jadi Keluhan Utama Warga Warungkiara Saat Reses DPRD
Menurutnya, perubahan harus dimulai dari sumber sampah melalui pengurangan, pemilahan, dan pengolahan yang berkelanjutan.
“Penanganan sampah tidak boleh lagi hanya bertumpu pada pendekatan hilir. Kita harus mengubah paradigma tata kelola sampah secara menyeluruh,” tegasnya.
Arahan tersebut sejalan dengan langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui kampanye gerakan 3R dan pengembangan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif.
Baca Juga: Dulu Rusak Kini Mulus! 3 Ruas Jalan di Purwakarta Selesai Diperbaiki, Om Zein Beri Pesan Ini
Pemerintah berharap perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat menjadi fondasi utama dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
