KESATU.CO, PURWAKARTA — Komitmen Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam memajukan sektor pertanian lokal bukan sekadar wacana. Hal ini dibuktikan langsung oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, saat menghadiri program pelayanan publik terpadu Gempungan di Kecamatan Kiarapedes.
Dalam agenda rutin yang mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat desa tersebut, Om Zein tidak hanya meninjau stan-stan pelayanan publik. Beliau memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog langsung dengan para warga, termasuk para petani lokal yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan desa.
Aksi Nyata Om Zein: Investasi Langsung ke Petani Tomat
Di sela-sela kegiatan Gempungan, Om Zein bertemu dengan salah satu petani sayuran tomat setempat. Berbeda dari sekadar dialog formal, Om Zein menunjukkan keberpihakan dan aksi nyatanya terhadap kesejahteraan petani secara langsung di lapangan.
Om Zein memutuskan untuk ikut berinvestasi sebesar Rp1.000.000 (satu juta rupiah) secara pribadi, lengkap dengan bantuan 50 bibit pohon tomat unggulan untuk dikembangkan oleh petani di Kiarapedes.
Investasi tersebut mencakup seluruh ekosistem produksi pertanian, mulai dari:
* Proses Penanaman: Bantuan modal awal untuk penyiapan bibit dan lahan.
* Pemeliharaan dan Pupuk: Memastikan nutrisi tanaman terpenuhi dengan pupuk berkualitas.
* Upah Kerja: Membantu menanggung biaya operasional tenaga kerja harian.
* Proses Panen: Mendampingi siklus pertanian hingga menghasilkan komoditas siap jual.
“Pertanian adalah urat nadi ekonomi warga kita. Petani tidak boleh berjuang sendirian. Modal, bibit, hingga proses panen harus kita dukung bersama agar hasilnya maksimal dan mengangkat perekonomian keluarga,” ujar Om Zein di lokasi acara.
Gempungan: Mendekatkan Pelayanan dan Mendorong Ekonomi Desa
Program Gempungan di Kecamatan Kiarapedes ini menjadi wadah integrasi antara pelayanan administratif pemerintah dengan pemberdayaan ekonomi warga. Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa mengurus dokumen kependudukan, perizinan, hingga pemeriksaan kesehatan tanpa harus datang ke pusat kota Purwakarta.
Kehadiran sosok pimpinan daerah yang mau turun langsung dan bertransaksi modal dengan petani lokal ini disambut hangat oleh warga Kiarapedes. Langkah spontan ini dinilai sebagai dorongan moral dan finansial yang sangat berarti bagi para pelaku usaha tani kecil.
Potensi wilayah Kiarapedes yang berada di dataran tinggi memang sangat cocok untuk komoditas hortikultura seperti tomat, cabai, dan sayuran hijau.
Kehadiran modal kerja dan perhatian penuh dari pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan produktivitas serta daya saing hasil tani Purwakarta di pasar regional.
Komitmen Memajukan Pertanian Purwakarta
Melalui aksi investasi modal dan bibit ini, Om Zein ingin mengirimkan pesan kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Purwakarta siap hadir menjadi mitra strategis petani.
Ke depan, program pemberdayaan dan pendampingan serupa akan terus ditingkatkan agar para petani di berbagai wilayah Purwakarta bisa mandiri dan sejahtera.
Sinergi antara pelayanan publik terpadu dan penguatan ekonomi berbasis kerakyatan ini diharapkan dapat menjadikan Purwakarta sebagai wilayah yang mandiri pangan serta ramah investasi bagi pelaku usaha mikro dan sektor pertanian.***
