KESATU.CO, PURWAKARTA — Aksi nyata ditunjukkan oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, atau yang akrab disapa Om Zein, dalam merespons musibah kekeringan yang melanda wilayahnya.
Tanpa canggung, Om Zein turun langsung menyopiri truk tangki air bersih demi menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak kemarau di Desa Batutumpang, Kecamatan Tegalwaru.
Momen hangat dan penuh keakraban tersebut mendadak viral setelah diunggah di akun TikTok pribadi miliknya, sebagaimana dikutip oleh media kesatu.co.
Langkah cepat orang nomor satu di Purwakarta ini langsung memantik perhatian publik dan menuai beragam pujian dari netizen maupun masyarakat lokal.
Sambutan Antusias dan Sorakan ‘Bupati Aing’
Kedatangan Om Zein yang mengemudikan sendiri armada air bersih disambut riuh oleh ratusan warga Desa Batutumpang.
Sejak pagi, masyarakat setempat telah berkumpul di pinggir jalan sambil memegang jerigen kosong, ember, hingga galon, menantikan pasokan air yang sangat mereka butuhkan.
Suasana kian meriah saat kendaraan yang dikemudikan Bupati berhenti di lokasi pembagian. Sorakan gembira bertajuk “Bupati Aing!” menggema di tengah kerumunan.
Warga merasa tersentuh dan bangga melihat pemimpin daerahnya hadir secara langsung di tengah kesulitan mereka tanpa jarak.
“Kami sangat terbantu. Sudah beberapa minggu ini air sulit karena musim kemarau. Melihat Pak Bupati datang sendiri bawa truk air, rasanya bangga dan tenang,” ujar salah seorang warga Batutumpang di lokasi pembagian.
Pemkab Purwakarta Komitmen Siap Siaga Musim Kemarau
Di sela-sela kegiatannya membagikan air bersih, Om Zein menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta tidak akan tinggal diam melihat masyarakatnya kesulitan mendapatkan air bersih akibat dampak musim kemarau.
Langkah taktis yang dilakukannya di Kecamatan Tegalwaru merupakan bentuk komitmen pelayanan cepat tanggap darurat bencana kekeringan. Beliau memastikan pasokan bantuan air bersih akan terus disalurkan secara berkala ke titik-titik rawan krisis air.
Fokus Pemantauan Krisis Air di Seluruh Wilayah
Om Zein menyampaikan bahwa jajaran Pemkab Purwakarta akan terus memantau situasi perkembangan iklim dan dampak kekeringan secara intensif.
Pemantauan ini tidak hanya difokuskan di Kecamatan Tegalwaru saja, melainkan mencakup seluruh wilayah Kabupaten Purwakarta yang berpotensi mengalami krisis serupa.
Beberapa langkah strategis yang disiapkan Pemkab Purwakarta antara lain:
* Pemetaan Wilayah Rawan: Mendata desa-desa yang mengalami penurunan debit air secara signifikan.
* Mobilisasi Armada Tangki: Menyiagakan armada tangki air dari berbagai dinas terkait serta PDAM untuk siap mendistribusikan air kapan saja.
* Sinergi Lintas Sektor: Berkoordinasi dengan aparatur desa, kecamatan, hingga aparat keamanan guna mempermudah skema distribusi air tepat sasaran.
“Pemerintah Kabupaten Purwakarta tidak akan tinggal diam. Kami akan terus memantau situasi keadaan di musim kemarau ini, khususnya bagi warga Tegalwaru dan umumnya seluruh daerah di Kabupaten Purwakarta,” tegas Om Zein.
Harapan Warga untuk Solusi Jangka Panjang
Aksi nyata Om Zein menyopiri truk air ini menjadi bukti komitmen kepemimpinan yang responsif dan merakyat.
Kehadiran pemimpin di lapangan diyakini mampu memberikan rasa aman serta memangkas birokrasi penanganan krisis air bersih di daerah.
Masyarakat Tegalwaru berharap bantuan air tangki darurat ini dapat berlanjut selama musim kemarau belum berakhir.
Selain itu, warga juga berharap adanya program penanganan jangka panjang, seperti pembuatan sumur bor artesis atau perluasan jaringan pipanisasi, agar krisis air bersih tahunan dapat teratasi secara permanen di wilayah Purwakarta.***
