KESATU.CO, PURWAKARTA — Langkah perbaikan akses jalan yang terdampak longsor di wilayah Liung Gunung akhirnya resmi dimulai. Kabar ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat yang sudah lama menantikan pembenahan fasilitas publik tersebut.
Namun, di tengah dimulainya pengerjaan infrastruktur ini, sebuah fakta mengejutkan justru ditemukan di lapangan.
Para pekerja proyek yang mempertaruhkan keselamatan mereka di area rawan longsor tersebut ternyata belum dilindungi oleh asuransi keselamatan kerja.
Sontak saja, temuan ini memicu reaksi keras dari Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, atau yang akrab disapa Om Zein.
Teguran Keras Om Zein untuk Pelaksana Proyek
Kejadian ini terungkap setelah Om Zein mengunggah sebuah video melalui akun TikTok pribadinya.
Dalam video yang mendadak viral dan banyak disoroti publik tersebut, tampak Bupati Purwakarta itu menegur pihak pelaksana proyek secara langsung dan tegas.
Om Zein mengaku sangat kaget saat mengetahui fakta bahwa pekerjaan fisik di lapangan sudah mulai berjalan, sementara perlindungan asuransi bagi para buruh konstruksi baru hendak diurus.
“Mohon maaf, jadi sebelum bekerja semua asuransi sudah harus siap. Supaya kalau terjadi hal yang tidak diinginkan ada yang meng-cover,” tegas Om Zein dalam unggahan video tersebut.
Bagi Om Zein, keselamatan jiwa para pekerja tidak bisa ditawar atau dijadikan prioritas sekunder. Pekerjaan perbaikan jalan di lokasi rawan bencana seperti Liung Gunung memiliki risiko keselamatan yang sangat tinggi.
Oleh karena itu, jaminan perlindungan seperti BPJS Ketenagakerjaan atau asuransi kerja lainnya wajib mengantongi status aktif sebelum alat berat pertama kali diturunkan.
Pentingnya Jaminan Keselamatan di Sektor Konstruksi
Kasus di Liung Gunung ini membawa kembali sorotan pada kepatuhan kontraktor terhadap standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Proyek infrastruktur, terutama yang berlokasi di medan ekstrem bekas longsoran, menyimpan berbagai potensi bahaya, seperti:
* Risiko Longsor Susulan: Pergerakan tanah yang belum stabil saat pengerjaan.
* Kecelakaan Alat Berat: Pengoperasian mesin di lahan yang miring dan licin.
* Cuaca Ekstrem: Hujan deras yang sewaktu-waktu bisa memperburuk kondisi medan.
Mengingat tingginya ancaman bahaya tersebut, membiarkan buruh bekerja tanpa perlindungan finansial dan medis yang pasti adalah bentuk kelalaian fatal.
Jaminan asuransi bukan sekadar formalitas dokumen administratif, melainkan hak paling mendasar bagi setiap pekerja agar keluarga mereka memiliki kepastian perlindungan.
Komitmen Pemkab Purwakarta untuk Kawal Proyek Infrastruktur
Tindakan cepat Om Zein dalam menegur pelaksana proyek mendapat banyak apresiasi dari warga dan pengguna jalan. Langkah tegas ini dinilai sebagai bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam mengawasi setiap jalannya pembangunan fisik di wilayahnya, tak hanya dari segi kualitas bangunan, tetapi juga dari aspek kemanusiaan dan regulasi.
Pemkab Purwakarta meminta pihak pelaksana untuk segera membereskan seluruh administrasi perlindungan kerja bagi seluruh staf dan buruh proyek di Liung Gunung sebelum melanjutkan tahapan pekerjaan skala besar.
Harapan Masyarakat dan Kelanjutan Proyek
Masyarakat berharap perbaikan jalan arah Liung Gunung ini dapat rampung tepat waktu tanpa mengabaikan aspek keselamatan. Akses jalan ini sangat vital untuk menunjang roda perekonomian dan mobilitas harian warga Purwakarta.
Di sisi lain, peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi seluruh kontraktor dan pelaksana proyek pembangun infrastruktur lainnya di Purwakarta.
Pemerintah daerah menegaskan tidak akan mentolerir pihak manapun yang mengabaikan hak-hak dasar dan keselamatan para pekerja di lapangan.***
