KESATU.CO – Bandung arah selatan dan menuju kabupaten Pangalengan, sekarang ini telah mengalami banyak kemajuan dalam pembenahan tujuan wisatanya. Apalagi, belum lama dikenalkan juga satu lokasi dan hunian yang menjadi pendukung film bergenre horor berjudul Pengabdi Setan semakin mengenalkan kota sejuk dingin ini ke masyarakat Indonesia.
Tentu saja sebelum dikenalkannya hal-hal pendukung perihal Pangalengan, orang-orang telah mengenalnya lama melalui produk susuk pangalengan yang diproduksi oleh KPBS Pangalengan.
Beragam produk turunan dari susu Pangalengan yang dikenal enak dan gurih membuat Pangalengan semakin jadi kota favorit kunjungan orang-orang berlibur, terutama masyarakata luar kabupaten Pangalengan seperti Bandung, Jabodetabek, dari propinsi Jawa Tengah dan lainnya.
Di tengah banyak pilihan orang-orang untuk menginap di Pangalengan, ada banyak vila yang bisa jadi pilihan singgah untuk istirahat.
Akan tetapi, jika ingin menginap di tempat yang “legend” dan memiliki nuansa masa lalu yang kental, maka pilihannya bisa jatuh pada Vila Boemi Aki Kamsoer.
Bangunan yang masih berdiri kokoh sejak tahun 1904 dengan lantai lampit/rotan kecil yang didatangkan khusus dari Kalimantan, benar-benar memberikan nuansa homi yang kental. Bangunannya tahan gempa karena struktur kayu dan saling mengunci.
Belum lagi, lokasi yang terletak di pinggir jalan dan dekat dengan lokasi rumah syuting film Pengabdi Setan, lalu tempat renang air hangat, dan lokasi yang tidak jauh dari lokasi kunjungan dan foto yang indah di Wayang Windu membuat vila Boemi Aki Kamsoer semakin lengkap.
“Rumah ini memang jadi tempat peristirahatan yang nyaman dan memberi kesan rumah kedua yang kental. Perabotan di dalamnya seperti furniture masih ada dan terpajang/tersimpan sejak pemilik nya ada. Pemilik pertama yakni Aki Kamsoer hingga dipegang dan dikelola oleh cucunya sekarang, menginginkan bangunan ini terus terisi dengan kehangatan dan kebermanfaatan,” ujar Kang Susan, demikian dipanggilnya, Minggu (26/05/24).
“Saya hadir disini mendapat tugas untuk menyambut tamu yang akan menginap ataupun bertanya-tanya agar para tamu yang akan menginap merasa tidak “sendirian” tetapi mendapat informasi dan arahan, perihal lokasi liburan yang terdekat dari Boemi Aki Kamsoer ini ataupun yang seputaran Pangalengan,” ulasnya.
Kang Susan menerangkan bahwa sebelum kedatangan Aca Tharisa, Influencer Tik Tok dan Instagram dari Bandung, tamu yang baru pergi, adalah rombongan dari Bekasi sebanyak 20 orang.
Untuk hari-hari liburan, booking di tempat ini harus dari sebelumnya karena banyak juga yang ingin menginap di Boemi Aki Kamsoer ini.
Penginapan di Vila ini tidak hanya satu rumah ini saja tetapi bisa saja per kamar bilamana yang mau menginap tidak banyak.
Kang Susan menerangkan bahwa kondisi vila ini memang tidak banyak diubah, diupayakan seaslinya seperti penginggalan dari Aki Kamsoer agar orang-orang tahu. Ia pun menjelaskan bahwa perbedaan bangunan yang dibuat oleh orang-orang Belanda dahulu,meski dibangun sebelum 1900 cirinya pasti ada tempat pembakaran kayu bakar di dalam sebagai penghangat.
Namun, jika bangunan milik orang pribumi,seperti di Boemi Aki Kamsoer ini, maka seperti inilah bentuknya, sambil memperlihatkan detil bangunan yang ada.
Kang Susan berharap orang yang tinggal di sini dan beristirahat serta berpelesiran bisa mendapatkan kesan terbaik yang bisa membawanya kembali apabila berlibur lagi ke depannya.***
