KESATU.CO – BANDUNG, Memang, kendaraan berkonsep elektrik alias Electric Vehicle (EV) terus menunjukkan geliatnya.
Faktanya, para produsen cukup agresif memproduksi produk berbasis elektronik, baik full EV, Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV), maupun Battery Hybrid Electric Vehicle (BEV).
Meski demikian, beberapa industri otomotif masih setia memproduksi dan mengembangkan kendaraan berbasis Internal Combustion Engine (ICE) atau berbahan bakar minyak. Satu di antaranya adalah Toyota Motor Corporation.
Dalam laman resminya, Toyota Motor Corporation menyiapkan inovasi terbaru. Yakni, berupa engine 1.5 Liter yang konon sangat irit Bahan Bakar Minyak (BBM).
Raksasa otomotif Negeri Sakura ini menyatakan, inovasi engine baru itu termasuk upaya mereka meminimalisir emosi karbon demi tercapainya Net Zero Emissions (NZE).
Baca Juga: Tahapan Pilwalkot 2024 Diluncurkan, Tren Partisipasi Pemilih Kota Bandung Masih Terbaik
Hiroki Nakajima, Chief Technology Officer Toyota Motor Corporation, menjelaskan, melalui inovasi engine 1.5 Liter itu jauh lebih efisien dan irit daripada mesin-mesin yang digunakan produk-produknya saat ini
Pasalnya, tuturnya, inovasi itu membuat engine 1.5 Liter terbaru menggunakan teknologi efisiensi termal. Teknologi tersebut menciptakan efisiensi BBM karena mengubah energi BBM menjadi power yang lebih gahar.
Uniknya, engine 1.5iter, yang targetnya hadir apa 2027, lebih “mungil” dan ringan. Desain engine itu bisa membuat bagian depan kendaraan lebih aerodinamis. Efeknya, terjadi efisiensi BBM cukup signifikan, yakni 12 persen
Hebatnya, Toyota Motor Corporation merancang pemanfaatan engine 1.5 Liter ini untuk berbagai jenis BBM, baik gasoline (bensin), gasoil (disel), biofuel, maupun hidrogen, termasuk BBM sintetis. (*)
