KESATU.CO – BANDUNG, Perlahan tapi pasti, kehadiran Whoosh atau Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) selain diminati publik tanah air.
Buktinya, PT Kereta Cepat Indesia-China (KCJB) mencatat pertambaha volume penumpang yang sangat positif.
Dalam keterangannya, Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary PT KCIC, mengemukakan, untuk pertama kalinya sejak aktivas perdana secara komersia pada 1 Oktober 2023, , 27 Juni 2024 merupakan momen terciptanya rekor baru volume oenumpang.
Pada 27 Juni 2024, ungkap Eva Chairunisa, pihaknya melayani sebanyak 22.249 orang penumpang.
“Terdiri atas 11.482 orag penumpang bertolak dari Stasiun Halim. Lalu, sebanyak 8.123 orang penumpang berangkat dari Stasiun Padalarang,” kata mantan Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta itu.
Selain dari kedua stasiun itu, lanjutnya, satu lokasi lainnya menjadi titik keberangkatan Whoosh. Yakni, ujarnya, Stasiun Tegalluar. Volume penumpangnya, sebut Eva Chairunisa, yakni 2.644 orang penumpang.
Rata-rata daily periode Juni 2024, sahut wanita berjilbab ini, sekitar 17 ribu orang penumpang menggunakan Whoosh untuk bepergian.
Angka tersebut, imbuh, lebih banyak 3 persen daripada periode Mei 2024, yang banyaknya sekitar 16,7 ribu orang penumpang.
Baca Juga: Asia Africa Festival Is Back, Simak Catatan Penting Kemeriahannya!
Secara kumulatif, beber Eva Chairunisa, sejak 17 Oktober 2023, volume penumpang Whoosh mencapai 3,5 juta orang.
Ini membuktikan bahwa, lanjutnya, Whoosh semakin diminati dan dipercaya publik sebagai moda transportasi.
Dia mengatakan, ada aktor yang membuat terciptanya pertambahan volume penumpang tersebut. Yaitu, jelas dia, adanya momen long weekend, semisal Idul Adha dan libur sekolah.
Selan adanya momen long weekend, tukas Eva Chairunisa, bertambahnya volume penumpang pun berkat pengoperasian jadwal keberangkatan yang sejak Desember 2023, semakin banyak, yakni menjadi 48 perjalanan per hari. (*)
