KESATU.CO – BANDUNG, Kabar mengejutkan terjadi pada tubuh Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog). Bagaimana tidak, Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberhentikan Bayu Krisnamurthi sebagai Direktur Utama Perum Bulog dan menggantikannya oleh Wahyu Suparyono.
Selain itu, Erick Thohir pun memberi peran Wakil Direktur Utama Perum Bulog kepada Marga Taufik dan memercayakan posisi Direktur Human Capital Perum Bulog dijabat Sudarsono Hardjosoekarto.
Lalu, apa yang membuat Kementerian BUMN melakukan pergantian direksi tersebut?
Terungkap bahwa penyegaran pada tubuh Perum Bulog menjadi alasan tampilnya Wahyu Suparyono menjadi nakhoda korporasi BUMN sektor pangan tersebut.
Baca Juga: Sigra: Tetap Jadi Juaranya Daihatsu, Terjual Sebanyak Ini
“Iya. Pergantian (Direksi Perum Bulog) adalah penyegaran,” kata Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Menteri BUMN, kepada media di komplek Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Pernyataan Tiko, sapaan akrabnya, sekaligus menepis isu bahwa kinerja Perum Bulog kurang sesuai target.
Dia melanjutkan, perombakan posisi Direktur Utama Perum Bulog itu pun karena pemerintah berkeinginan untuk memperkuat peran dan fungsi Perum Bulog sebagai korporasi pangan nasional seiring dengan adanya beberapa penugasan baru.
Sayangnya, Tiko belum menjelaskan tugas, peran, dan fungsi baru Perum Bulog tersebut secara rinci. Tiko berdalih, saat ini, penugasan, peran, dan fungsi baru bagi Perum Bulog masih dalam penyusunan. (*)
