KESATU.CO – BANDUNG, Korporasi-korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak hanya berorientasi menggeliatkan kinerja bisnis dan pelayanannya secara prima. Namun, korporasi-korporasi Merah Putih pun mengusung misi sosial.
Adalah PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) satu di antara sekian banyak korporasi BUMN yang rutin menggulirkan program-program bernuansa sosial yang terkemas dalam agenda Corporate Social Responsibility (CSR) atau sekarang beristilah Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).
Bukti terbaru ditunjukkan PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung.
Korporasi yang dulunya bernama Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) itu menyalurkan dana bantuan TJSL bernilai ratusan juta rupiah kepada sejumlah lembaga, baik keagamaan maupun pendidikan di beberapa kota-kabupaten Jabar. Antara lain Kota-Kabupaten Bandung, Kabupaten Tasikmalaya,, dan Kabupaten Bandung Barat,
Takdir Santoso, Executive Vice President PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung, mengatakan, secara kumulatif, pada Januari- Oktober 2024, pihaknya menyalurkan dana bantuan TJSL bernilai Rp290,75 juta.
Dia menjelaskan, pada penyaluran penyaluran dana bantuan terkini nilainya melebihi Rp100 juta.
“Pemanfaatannya bagi pembangunan sejumlah fasilitas ibadah, sekolah, dan pelatihan serta pendampingan para pelaku Usaha Mikro-Kecil-Menengah (UMKM) melalui Digital Marketing Content Creator,” urai Takdir Santoso.
Takdir Santoso menuturkan, pemanfaatan dana TJSL untuk pembangunan fasilitas keagamaan berupa sarana ibadah, yakni Masjid El Kareem Yayasan Esa Karem, Jalan Bina Asih Timur 1 Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung.
Lalu, kata dia pembangunan ruang asrama baru Pondok Pesantren Daarun Naashir, Kampung Popojok Rukun Tetangga (RT) 002-Rukun Warga (RW) 001 Desa Haurpugur Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.
“Kemudian merenovasi asrama putra Pondok Pesantren Alhidayah Cipanengah, Kampung Cipanengah RT 001-RW 003 Desa Tawang Banteng, Kecamatan. Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya,” papar Takdir Santoso.
Pemanfaatan selanjutnya, lanjut dia, memenuhi pengajuan proposal permohonan dana pembangunan Toilet Siswa dan Bangunan Kantor SD Al Fatah Al Hasan, Jalan Gunung Batu 31, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.
Berikutnya, sambung Takdir Santoso, dana bantuan untuk permohonan pembangunan podium lapangan volly Kampung Sukamanah, Desa Puteran, Kecamatan, Cikalongwetan Kabupaten Bandung Barat.
Selain itu, sahutnya, pihaknya pun menyalurkan dana bantuan proposal Mushola Sirajul Tolibin, Kampung Mekar Asih RT 003-RW 007 Desa Puteran, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten. Bandung Barat.
Termasuk, tambahnya, dana bantuan TJSL Program Pelatihan dan Pendampingan UMKM melalui Digital Marketing Content Creator Yayasan Indonesia Sadunya, Jalan Permata Inten No.46/83 Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik Kota Bandung.
Harapannya, tutur Takdir Santoso, penyaluran dana bantuan TJSL itu tidak hanya sebagai kedia komunikasi pihaknya dengan seluruh stakeholder, tetapi juga memperkuat silahturahmi jajarannya dengan masyarakat.
Tidak itu saja, melalui program TJSL, cetus dia, pihaknya membuktikan kapasitasnya sebagai mitra pembangunan demi terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera.
“Program TJSL terus berlanjut karena merupakan agenda rutin kami,” tutup Takdir Santoso. (*)
