KESATU.CO – BANDUNG, Adanya beragam fasilitas, baik sarana maupun prasarana, mempermudah pemenuhan kebutuhan masyarakat, di antaranya transportasi massal.
Karena itu, demi pelayanan prima dan terpenuhinya kebutuhan masyarakat berkenaan dengan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) alias Whoosh, PT Kereta Api Indonesia (KAI) ( Persero) mengaktifkan sejumlah fasilitas pendukung. Antara lain, mengaktifkan Kereta Feeder (Bandung-Padalarang).
Berkat aktivasi Kereta Feeder, jutaan penumpang Whoosh terlayani selama periode Januari-September 2024.
Ayep Hanapi, Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, mengungkapkan, hingga triwulan III tahun ini, pihaknya melayani 1.017.356 orang penumpang Kereta Feeder (Bandung-Padalarang).
Mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon ini meneruskan, sebanyak 1,01 juta orang penumpang Kereta Feeder itu bertolak dari Bandung dan Cimahi.
Stasiun Bandung, lanjut Ayep Hanapi, menjadi titik keberangkatan penumpang Kereta Feeder terbanyak. Volumenya kata Ayep Hanapi, yakni 964.636 orang penumpang.
“Sisanya, sebanyak 52.720 orang penumpang, berangkat dari Stasiun Cimahi” tandas Ayep Hanapi.
Membludaknya volume penumpang Whoosh pun terjadi pada sesi kedatangan. Ayep Hanapi mengatakan, selama sembilan bulan perdana 2024, volume kedatangan penumpang Kereta Feeder di Stasiun Bandung, berjumlah 1.124.233 orang.
Ayep Hanapi memprediksi, hingga periode 2024 berakhir, volume penumpang terus bertambah. Hal itu karena pihaknya memperbanyak jadwal perjalanan Kereta Feeder.
Saat ini, sebut Ayep Hanapi, agar kebutuhan masyarakat terpenuhi dan tentunya merupakan bagian pelayanan prima, pihaknya mengaktifkan 54 perjalanan Kereta Feeder per hari.
“Jadwal perjalanannya (Kereta Feeder) kami sesuaikan dengan Whoosh,” tutup Ayep Hanapi. (*)
