KESATU.CO – BANDUNG, Pelayanan prima merupakan elemen penting bagi setiap korporasi public service, utamanya yang berbendera Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seperti PT Kereta Api Indonesia (KAI) ((Persero).
Agar pelayanan tetap prima dan kebutuhan transportasi terpenuhi sehingga seluruh perjalanannya aman dan nyaman, menjelang periode Natal-Tahun Baru (Nataru) 2024-2025, PT KAI (Persero) menyatakan kesiapannya 100 persen untuk melayani dan memenuhi kebutuhan transportasi bagi masyarakat.
“Tentu saja, kami siap melayani dan memenuhi kebutuhan transportasi bagi masyarakat selama periode Nataru 2024-2025,” tandas Dicky Eka Priandana, Executive Vice President (EVP) PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung.
Dicky Eka Priandana melanjutkan, agar seluruu perjalanan aman dan nyaman selama periode Mataru 2024-2025, pihaknya melakukan sejumlah upaya strategis.
Kesiapan itu lanjut dia, antara lain berkenaan dengan Sumber Daya Manusia (SDM). Cakupannya kata dia, masinis, asisten masinis, kru kereta, kondektur, customer service, dan lainnya.
Kesiapan lainnya, sambung dia, yakni soal fasilitas yang bisa menyamankan para penumpang. Di antaranya, area stasiun, seperti ruang tunggu penumpang, toilet, dan sebagainya.
Selain itu, lanjutnya, pihaknya pun mengerahkan petugas perawatan prasarana dan personil-personil yang bersiaga 24 jam pada lokasi-lokasi prioritas.
“Semisal perlintasan tidak terjaga tetapi kondisi lalu lintasnya padat kendaraan dan titik-titik rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, tanah bergerak, dan lainnya,” papar Dicky Eka Priandana.
Baca Juga: Hasil Quick Count Pilkada Purwakarta 2024: Pasangan ZeinJo Unggul 48,34 Persen
Fasilitas armada kereta pun, tambah dia, dalam kondisi prima. Itu karena, jelasnya, pihkanya senantiasa melakukan ramp check alias pemeriksaan kelayakan armada kereta.
Penempatan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) padai lokasi strategis, kata dia, pihaknya lakukan demi kelancaran Angkutan Nataru 2024-2025.
Tidak kalah pentingnya, tuturnya, pihaknya pun berkoordinasi dan berkolaborasi dengan kabaran penegak hukum, seperti Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), termasuk aparat kewilayaha.
“Kolaborasi itu agar tercipta perjalanan kereta tetap aman, lancar, nyaman, dan kondusif selama periode Nataru 2024-2025,” pungkas Dicky Eka Priandana. (win)
