KESATU CO – BANDUNG, Adanya agenda Net Zero Emission (NZE) yang ditargetkan pemerintah tuntas 2060 membuat banyak korporasi, secara beramai-ramai, aktif menggulirkan beragam cara, yang tentunya bertujuan turut melestarikan lingkungan.
Begitu juga dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero). Sebagai upaya menyukseskan sekaligus mengakselerasi tercapainya NZE 2060, PT KAI (Persero) memamerkan inovasi terbarunya.
“Benar. Kami punya inovasi baru untuk mendukung program NZE 2060 secara berkelanjutan. Yaitu, memasang bantalan sintetis ramah lingkungan pada rel kereta,” tandas Dicky Eka Priandana, Executive Vice President (EVP) PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop)2 Bandung.
Pemasangan bantalan sintetis ramah lingkungan sebagai pengganti bantalan kayu itu, jelasnya, menunjukkan keseriusan jajarannya mengintegrasikan aspek lingkungan dengan teknis operasional.
Hebatnya, ucap dia, bantalan sintetis tersebut lebih go green karena berbahan baku material daur ulang. Artinya, kata dia, tidak harus menebang pohon dalam proses pembuatannya.
Baca Juga: Sekda Sukabumi Sebut Sejumlah Perusahaan Tidak Taat Administrasi.
Tidak itu saja, ujar dia bantalan sintetis pun lebih awet dan berdaya tahan kuat terhadap cuaca ekstrim.
Yang tidak kalah pentingnya, pemasangan bantalan sintetis ramah lingkungan itu, tambah Dicky Eka Priandana, juga membuat perjalanan kereta lebih nyaman dan aman, terutama selama periode Angkutan Natal-Tahun Baru (Nataru) 2024-2025, yakni 19 Desember 2024-5 Januari 2025.
Lalu, berapa banyak pemasangan bantalan sintetis ramah lingkungan di wilayah kerjanya?
Dicky Eka Priandana mengungkapkan, selama tahun ini, secara total, volume pemasangan bantalan sintetis ramah lingkungan di wilayah kerjanya sebanyak 1.896 unit.
“Kami optimistis bahwa pemasangan seluruh bantalan sintetis ramah lingkungan itu tuntas sebelum bergulirnya program Angkutan Nataru 2024-2025,” papar dia. (win)
