KESATU.CO – Meski belum resmi dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sudah menunjukan kepeduliannya terhadap warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Sukabumi.
Pada Kamis (5/12/2024), pria yang dikenal memiliki rasa kepedulian sosial tinggi ini mengirimkan bantuan sembako sebanyak 1000 kantong ke Desa Urabaya, Sagaraten, dan Nangerang, Kecamatan Jampang, Kabupaten Sukabumi.
Dalam pendistribusian bantuan sembako ini, Kang Dedi dibantu oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Purwakarta.
Baca Juga: Karena Hal Ini, Lagi-lagi BRI Catatkan Prestasi Yang Bukan Kaleng-kaleng
“Pendistribusian bantuan dilakukan di Hotel Plaza. Kami berangkat, Kamis pukul 07.30 WIB dan tiba ke lokasi pukul 14.00 WIB,” ujar Kepala Bidang Trantibumas Satpol PP Purwakarta, Teguh Juarsa.
Sebelumnya dalam video yang diunggah akun YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Dedi Mulyadi menyampaikan akan mengirim bantuan ke lokasi banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Sukabumi.
Secara kebetulan, saat itu Kang Dedi Mulyadi menerima kunjungan dari calon bupati Kabupaten Sukabumi, Asep Japar, di Lembur Pakuan Subang, pada Rabu (4/12/2024).
Baca Juga: Bersama BRI, Sosok Ini Buat Produk UMKM yang Berdayakan Perempuan
Kang Dedi menyampaikan, ketika Asep Japar dalam perjalanan menuju ke Subang, pihaknya menerima informasi bahwa di Kabupaten Sukabumi terjadi banjir bandang.
“Walaupun saya belum menjabat, tetapi sudah jadi tugas kita, orang terpilih wajib mempertanggung jawabkan apa yang terjadi di masyarakat,” ujar Kang Dedi, dikutip dari kanal YouTube-nya, Kang Dedi Mulyadi Channel.
Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menyoroti akar permasalahan bencana tersebut. Ia meminta Asep Japar agar ketika nanti sudah resmi menjadi Bupati untuk menghentikan aktivitas penambangan dan penebangan hutan di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan, BRI Suntik Rp199,83 Triliun ke Sektor Pertanian
Menurutnya, aktivitas-aktivitas tersebut telah merusak lingkungan dan berpotensi menyebabkan bencana alam.
“Nanti bapak memimpin, tidak boleh lagi ada penambangan yang merusak lingkungan, tidak boleh lagi ada penebangan hutan yang mengakibatkan hutan jadi gundul, kemudian banjir melanda,” pesan Kang Dedi kepada Asep Japar.
Dengan penuh empati, Dedi Mulyadi menyampaikan belasungkawa kepada warga Sukabumi yang terdampak. Ia berjanji akan memberikan bantuan dan berupaya memulihkan kondisi masyarakat.
“Insya Allah saya ikut menyelesaikan problem tersebut, sumbangsih sedikit sekarang, mudah-mudahan kedepan saya bisa me-recovery total masyarakat Sukabumi,” ucapnya.***
