KESATU.CO – BANDUNG, Pada momen-momen tertentu, kebutuhan beragam komoditas kerap lebih banyak daripada kondisi normal secara harian. Sama halnya dengan periode long weekend Natal-Tahun Baru (Nataru) 2024-2025.
Di antara banyaknya komoditas, seperti tahun-tahun sebelumnya, ada prediksi bahwa kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquid Petroleum Gas (LPG) alias elpiji pada Nataru 2024-2025 lebih banyak daripada kondisi normal.
Kepada media, Simon Aloysius Mantiri, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), memprediksi bahwa kebutuhan BBM pada Nataru 2024-2025 lebih banyak 5 persen daripada hari-hari biasa. Sedangkan kebutuhan elpiji, kata Simon Aloysius Mantiri, bertambah 2,7 persen.
Meski kebutuhan BBM dan elpiji pada Nataru 2024-2025 bertambah, Simon Aloysius Mantiri menegaskan, ketersediaan kedua komoditas itu sangat aman.
Saat ini, tuturnya, pihaknya memiliki stok elpiji yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat selama 15 hari. “Volumenya sebanyak 28.658 Metrik Ton (MT) per hari,” tandas dia.
Bagaimana dengan stok BBM?
Simon Aloysius Mantiri meneruskan, stok Pertalite juga berlimpah yaitu sanggup memenuhi kebutuhan selama 17 hari.
Ketersediaan Pertamax, lanjut dia, saat ini, bisa memenuhi kebutuhan selama 21 hari. Kemudian, sambung dia, ketersediaan solar selama 17 hari.
“Sedangkan stok Pertamax Turbo dan Pertamina Dex, masing-masing bisa memenuhi kebutuhan selama 28 hari serta 39 hari,” papar Simon Aloysius Mantiri.
Selain ketersediaan BBM dan elpiji yang mumpuni, sahutnya, agar kebutuhan masyarakat pada Nataru 2024-2025 terpenuhi, pihaknya pun menyiagakan fasilitas-fasilitas infrastruktur pendukung.
Antara lain, beber dia, jajarannya menyiagakan 7.786 unit Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di berbagai lokasi.
Lalu, sahutnya, pihaknya menyiagakan 6.806 unit Pertashop. “Ada juga 414 unit SPBUN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Untuk Nelayan (SPBUN) dan 55 unit SPBB (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Bunker),” sebut Simon Aloysius Mantiri.
Kemudian, imbuh Simon Aloysius Mantiri, sebanyak 6.478 agen elpiji, 754 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), dan 156 agen kerosin (munyak tanah) juga pihaknya siagakan.
Tidak itu saja, tambahnya, pihaknya juga membentuk dan mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Nataru 2024-2025 selama periode 16 Desember 2024-9 Januari 2025. (win)
