KESATUCO – Kepala Pelaksanakan (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Novian Rahmat Taufik menyebutkan, sampah menjadi faktor yang mendominasi bencana banjir di Kota Sukabumi.
Terutama akibat tumpukan sampah di sungai.
“Tentang penyebab terjadinya musibah banjir limpasan masih di dominasi adanya penumpukan sampah dan pendangkalan sungai atau saluran air. Ketika turun hujan, air meluap dan banjir limpasan tidak bisa di hindari,” ujarnya, Senin, 6 Januari 2025.
Baca Juga: Terapkan Manajemen Risiko Berstandar Internasional, Dapen BRI Raih Sertifikasi ISO 31000:2018
Dalam mencegah hal tersebut, BPBD Kota Sukabumi selalu memonitor lokasi-lokasi yang rawan terjadi banjir limpasan.
Hal itu seperti di Jalan Bhayangkara Gang Kaswari Kelurahan Selabatu dan Jalan Kabandungan Kelurahan Selabatu Kecamatan Cikole.
“Para petugas kami secara rutin melakukan monitoring khususnya di daerah yang rawan bencana alam seperti, banjir limpasan, longsor dan jenis bencana alam lainnya,” ucapnya.
Baca Juga: 1.686 Siswa di Sukabumi Mendapatkan Makanan Bergizi Gratis
Namun untuk lebih mengefektifkan, dirinya mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mitigasi bencana. Hal itu dimulai dari membersihkan selokan dan tidak membuang sampah sembarangan.
“Dibutuhkan kesadaran masyarakat demi keamanan dan kenyamanan Bersama, khususnya tidak membuang sampah sembarangan,” ungkapnya.
