KESATU.CO – IBS atau Indonesia Beramal Sholeh melakukan rebranding dengan mengganti nama menjadi IBS Foundation dan merilis logo baru melalui video rilis di platform sosial medianya, @ibs.foundation, pada Jumat, 11/07/2025.
IBS Foundation merupakan Non Goverment Organization (NGO) Muslim di Indonesia yang berfokus dalam pengelolaan berbagai program kebaikan yang memiliki nilai & dampak yang berkelanjutan melalui optimalisasi dana infaq dan dana sosial kemanusiaan lainnya.
Riki Haryadi, selaku Direktur Pelaksana IBS Foundation mengungkapkan bahwa IBS Foundation hadir dengan wajah baru untuk memberikan kontribusi dan dampak yang lebih besar. “Di tahun 2025, IBS Foundation hadir dengan wajah baru sebagai upaya untuk memberikan kontribusi dan dampak yang lebih besar dengan membawa nilai organisasi yang dapat memuliakan siapapun.”, kata Riki.
Transformasi ini juga menandai adanya perluasan kebermanfaatan serta pengembangan program yang sebelumnya terdiri atas empat core program (Beramal Quran, Beramal Masjid, Beramal Pangan, dan Beramal Air), kini IBS Foundation bergerak dalam lima bidang, yaitu pemberdayaan, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan lingkungan.
“Melalui pemberdayaan, IBS Foundation menghadirkan sejumlah program unggulan, misalnya dengan memberikan pelatihan agar Santri atau pondok berdaya dan mandiri. Di bidang pendidikan, kami juga berkomitmen untuk turut berkontribusi dalam melahirkan generasi masa depan yang cerdas, beradab dan mampu membawa nilai-nilai Al-Quran di setiap aspek kehidupannya”, jelas Aminah Tri Rahayu, Manager Program Development IBS Foundation.
“Lalu ada program IBS Foundation dalam bidang kesehatan yang memberikan dukungan berupa pemberian pelayanan kesehatan serta pangan yang sehat dan bergizi. Di sisi lain, ada pula fokus kami dalam kemanusiaan yang hadir sebagai upaya dalam memberikan respon cepat dan terbaik dalam isu kemanusiaan nasional maupun global. Terakhir, isu lingkungan yang merupakan wujud komitmen kami dalam isu lingkungan dan pembenahan infrastruktur, serta pembangunan ekosistem lingkungan yang berkelanjutan”, pungkasnya.
Baca Juga: Mendukbangga Gandeng Lazismu Bedah 2 Rumah Milik Keluarga Berisiko Stunting
Selain core program, transformasi IBS menjadi IBS Foundation juga membawa nilai-nilai utama yang akan menjadi arah serta langkah organisasi dalam menjalankan setiap program kebaikan. Mengenai nilai utama atau core value ini, Direktur Pelaksana IBS Foundation menjelaskan bahwa IBS Foundation mengambil nilai yang selalu diusung dalam setiap aktivitas organisasi, yaitu nilai memuliakan
“Kami memiliki core value organisasi yang kami beri nama MULIA (Manfaat, Ulet, Luwes, Inklusif, dan Adaptif) sebagai panduan kami dalam mengimplementasikan seluruh gerak organisasi. Kata MULIA ini terinspirasi dari salah satu nilai yang selalu kami usung dalam setiap aktivitas kami, yaitu memuliakan. Dengan value ini, kami bertekad tidak hanya sekedar memberikan dampak, namun juga menghadirkan kemuliaan dalam setiap gerak langkah kami dan senantiasa memuliakan mereka yang merasakan manfaat dari kehadiran kami.”, jelasnya.
Terkait logo baru IBS Foundation, Harry Pujianto – Manager Marketing and Communication IBS Foundation – menerangkan logo story Indonesia Beramal Sholeh Foundation yang berawal dari rasa kepedulian terhadap penerima manfaat, serta semangat dalam beramal sholeh.
“Logo ini akan menggambarkan “Indonesia” lewat angka nomor “1” yang bermakna persatuan. Serta “Beramal Sholeh” lewat simbol dua tangan yang bersama. Foundation dibuat miring dan ketebalan huruf yang sama untuk menggambarkan keselarasan, dan statement dapat dipercaya. Logo dikonsep secara sederhana agar mudah diingat, dan dapat digunakan di berbagai media atau platform.”, tuturnya.
