KESATUCO – Sebanyak 571 siswa-siswi berprestasi tingkat SD dan SMP dari lima desa di Kabupaten Sukabumi menerima Beasiswa Berprestasi dari PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, anak perusahaan SCG.
Kelima desa penerima manfaat tersebut yakni Desa Kebonmanggu, Sirnaresmi, Tanjungsari, Wangunreja, dan Sukamaju.
Program beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung dunia pendidikan serta membentuk generasi muda yang peduli terhadap lingkungan.
Baca Juga: SUV HYBRID TERBARU BAIC BJ30 HADIR DI BANDUNG DENGAN HARGA KHUSUS SELAMA GIIAS 2025 – BANDUNG
Presiden Direktur PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, Peramas Wajananawat, mengatakan bahwa pendidikan merupakan kunci utama pembangunan.
Menurutnya, generasi muda harus dipersiapkan tidak hanya secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap keberlanjutan lingkungan.
“Kami ingin mencetak generasi unggul yang sadar akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Ini sejalan dengan prinsip ESG 4 Plus dari SCG,” ujar Peramas
Baca Juga: SUV Flagship Chery TIGGO 9 Hadir Perdana bagi Warga Kota Kembang di GIIAS Bandung 2025
Beasiswa yang diberikan tidak hanya berupa bantuan dana pendidikan, namun juga disertai dengan sesi motivasi dalam bentuk Inspiration Talk, yang menghadirkan dua narasumber muda inspiratif: Rip’an Mukti dan Alya Zahra Sabira.
Keduanya merupakan mahasiswa penerima Beasiswa SCG Sharing The Dream yang aktif dalam gerakan lingkungan.
Rip’an Mukti, warga Desa Sukamaju, dikenal sebagai penggagas program Generasi Mentari, yang sejak 2021 telah menjalankan berbagai program lingkungan seperti Kelas Sirkular Ekonomi, Petani Cilik, dan mendorong SDN Wangunreja meraih penghargaan Adiwiyata tingkat Kabupaten.
Baca Juga: Ketua DPRD Kota Sukabumi Ajak Generasi Muda Teguhkan Komitmen Pancasila
Sementara itu, Alya Zahra Sabira adalah pendiri komunitas Lembur Lestari yang fokus mengedukasi warga Desa Sukaraja dalam pengelolaan limbah makanan rumah tangga secara berkelanjutan.
Program Beasiswa Berprestasi SCG sendiri telah menjangkau 3.692 pelajar berprestasi di wilayah Sukabumi hingga tahun 2025. Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pemerintah desa setempat.
Kepala Desa Wangunreja, Ganda Permana, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi perusahaan dalam memberikan dukungan pendidikan dan menanamkan nilai kepedulian lingkungan.
“Beasiswa ini bukan sekadar penghargaan atas prestasi, tapi juga sebagai jembatan menuju masa depan yang lebih cerah,” ucap Ganda.
Salah satu penerima beasiswa, Rifa Ajriani (11), mengaku senang bisa kembali menerima beasiswa tahun ini. Ia mengatakan, program ini selalu memberinya semangat baru untuk belajar lebih giat.
Baca Juga: Pemkot Sukabumi Lindungi Pekerja Rentan, 3.382 Orang Masuk Program Jaminan Sosial
“Melalui program ini, saya belajar bahwa anak muda yang mencintai lingkungan itu keren. Kita bisa bersedekah untuk bumi dan masa depan,” tutur Rifa.
