KESATU.CO, PURWAKARTA – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menerima kunjungan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi, pada Selasa 20 Oktober 2025.
Kunjungan orang nomor dua di Kabupaten Tasikmalaya itu, dalam agenda studi pengembangan Sekolah Ekologi, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mandalakarsa, dan Arboretum Bambu.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi menyampaikan apresiasinya terhadap konsep pengembangan pendidikan di Purwakarta.
Menurutnya, pendekatan yang diterapkan mengintegrasikan aspek lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan nilai bisnis, sehingga membentuk model pendidikan yang berkelanjutan.
Baca Juga: Koperasi Sauyunan: Inovasi Dekranasda Kota Bandung, Pertama di Indonesia
“Kami mendapatkan pengalaman baru terkait pengembangan ingkungan yang berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat di Purwakarta. Pendekatan yang dilakukan menunjukkan bahwa usaha tidak harus merusak lingkungan. Sekolah berbasis ekologi di sini menjadi contoh baik bagi kami untuk diterapkan di Tasikmalaya,” ungkap Asep.
Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Dadan Wardana, dia menyebutkan bahwa kegiatan kunjungan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antar daerah.
”Kunjungan ini menjadi momen luar biasa, dihadiri oleh Pak Wakil Bupati, Ibu Ketua, dan rekan-rekan lainnya. Diskusi kami menyoroti pentingnya budaya kolaborasi dan dukungan masyarakat dalam mencapai tujuan bersama. Dengan semangat gotong royong dan komitmen bersama, kami optimistis akan ada kemajuan signifikan di masa depan,” ujarnya.
Baca Juga: Setahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, Menteri Hanif Ungkap Capaian Penanganan Krisis Sampah Nasional
Kegiatan kunjungan kerja ini, tambah dia, tidak hanya mempererat hubungan antarinstansi pendidikan, tetapi juga menjadi sarana berbagi praktik baik dalam pengelolaan pendidikan berwawasan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat berkelanjutan.
”Ini sejalan dengan semangat Purwakarta Istimewa dalam mewujudkan pendidikan yang hidup, kreatif, dan berkarakter,” ujarnya.
Pada kesempatan itu. Wakil Bupati Tasikmalaya turut menanam satu jenis pohon bambu sebagai simbol telah berkunjung ke Arboretum. Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke Sekolah Ekologi, di mana para tamu berkesempatan mencoba sejumlah produk minuman buatan peserta didik hasil pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning).
Baca Juga: KDM Resmikan Fasilitas Pengolahan Limbah Plastik
Kegiatan kunjungan kerja ditutup di Mandalakarsa Sustainable Hub, tempat yang menjadi pusat pameran dan penjualan hasil karya inovatif peserta didik Purwakarta. Rombongan menyampaikan kekagumannya terhadap inovasi pembelajaran Tatanen di Bale Atikan, terutama pada produk Kain Ecoprint hasil karya peserta didik SMPN 1 Bungursari. Wakil Bupati Tasikmalaya beserta istri bahkan turut membeli beberapa hasil karya sebagai bentuk apresiasi.
Dalam kunjungannya Wabup Kabupaten Tasikmalaya beserta jajaranya disambut langsung Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Sadiyah, M.Pd. didampingi Direktur Self Learning Institute (SLI) Mochamad Irvan Efrizal para pejabat struktural Disdik, serta pengawas sekolah menyambut hangat kedatangan rombongan di Arboretum Bambu Linuhung Cikopo, yang menjadi lokasi pertama kunjungan. ***
