KESATUCO – Dua kampung di Kecamatan Gunungguruh, yakni Ciburial dan Cikarang, kini menjadi sorotan berkat perubahan pesat yang terjadi setelah ditetapkan sebagai lokasi Program Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS).
Program ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi menjadi motor penggerak pemberdayaan perempuan dan pembangunan desa berbasis kolaborasi Pentahelix.
Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, mengungkapkan bahwa pemilihan kedua kampung tersebut bukan tanpa alasan. Selain memiliki potensi pariwisata, cadangan pangan, serta kualitas SDM yang menjanjikan, wilayah itu juga membutuhkan sentuhan pembangunan dan pemberdayaan yang lebih intensif.
Baca Juga: Hutan Jabar Kritis, Dedi Mulyadi Bakal Gaji Warga Rp50 Ribu Per Hari untuk Tanam Pohon
“Selain potensi, kampung itu pun perlu sentuhan pembangunan dan pemberdayaan,” ujar Andreas saat mengikuti penilaian P2WKSS tingkat Jawa Barat secara virtual dari Aula Pendopo Sukabumi, Selasa 2 Desember 2025.
Ia menegaskan, berkat pola kerja Pentahelix—kolaborasi pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media, keduanya kini mengalami transformasi signifikan, terutama dalam peningkatan peran perempuan di lingkungan masyarakat.
“Program ini tidak hanya seremonial, tetapi berdampak nyata terhadap peningkatan peran perempuan dan lingkungan sekitar,” tegasnya.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Resmikan PLTMH Sukabumi: 2027 Listrik Jabar Tuntas!
Andreas berharap tim evaluasi provinsi dapat membawa semangat baru bagi masyarakat Gunungguruh, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan yang menjadi visi Kabupaten Sukabumi.
“Semua itu demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah,” ujarnya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman menjelaskan bahwa penentuan lokasi P2WKSS dilakukan melalui proses seleksi yang ketat sejak November 2024, dan hasilnya ditetapkan lewat Keputusan Bupati.
“Pelaksanaan program ini tetap mengedepankan kolaborasi Pentahelix,” ungkap Ade.
Ia optimistis Sukabumi kembali mampu mencatat prestasi di tingkat Jawa Barat, bahkan melebihi capaian sebelumnya.
“Mudah-mudahan P2WKSS kali ini bukan hanya juara tiga, tapi bisa naik ke peringkat satu,” pungkasnya.
