KESATU.CO – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang konsisten menyiapkan sumber daya manusia unggul melalui penyelenggaraan Wisuda ke-8 Gelombang ke-3. Sebanyak 317 lulusan program sarjana resmi dikukuhkan dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Kampus UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta, pada Sabtu, 20 Desember 2025.
Momentum wisuda ini menjadi penanda keberhasilan UM Bandung dalam mengantarkan para mahasiswa menyelesaikan proses akademik sekaligus mempersiapkan mereka untuk terjun ke tengah masyarakat. Rektor UM Bandung, Herry Suhardiyanto, menekankan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab intelektual dan sosial sebagai sarjana.
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa para lulusan merupakan bagian dari generasi strategis yang akan menghadapi tantangan global, termasuk era green economy dan society 5.0. Ia mendorong lulusan UM Bandung untuk tampil sebagai insan berilmu yang adaptif, berintegritas, dan mampu menghadirkan solusi nyata bagi persoalan bangsa. Menurutnya, penguasaan ilmu pengetahuan perlu diiringi dengan nilai-nilai Islam agar lulusan tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki orientasi kemaslahatan.
Rektor juga menegaskan pentingnya peran lulusan dalam menciptakan dampak positif di masyarakat. Apapun profesi yang dijalani kelak, lulusan UM Bandung diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan manfaat, mendorong kemajuan, serta memperkuat nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.
Apresiasi terhadap capaian UM Bandung turut disampaikan oleh perwakilan Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Irwan Baadila. Ia menyebut Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) yang kini berjumlah 165 institusi telah berkontribusi besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. UM Bandung dinilai berhasil menjalankan mandat tersebut melalui proses pendidikan yang terkelola dengan baik dan berorientasi pada pembentukan karakter.
Irwan menekankan bahwa lulusan perguruan tinggi Muhammadiyah diharapkan tidak hanya menjadi profesional di bidangnya, tetapi juga tampil sebagai sarjana yang berakhlak mulia dan memiliki integritas. Karakter tersebut, menurutnya, menjadi pembeda sekaligus kekuatan lulusan UM Bandung dalam menghadapi dinamika sosial dan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Capaian akademik para wisudawan juga mencerminkan kualitas proses pembelajaran di UM Bandung. Salah satu lulusan terbaik, Solihat, dari Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Agama Islam, berhasil meraih IPK 3,93. Ia menyampaikan rasa syukur atas dukungan keluarga dan bimbingan dosen yang konsisten selama masa studi. Baginya, gelar sarjana merupakan amanah ilmu yang harus diwujudkan dalam pengabdian nyata kepada masyarakat.
Secara keseluruhan, 317 lulusan yang dikukuhkan berasal dari empat fakultas, yakni Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Sosial dan Humaniora, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Fakultas Agama Islam. Keberagaman disiplin ilmu ini mencerminkan kesiapan UM Bandung dalam menjawab kebutuhan pembangunan nasional dari berbagai sektor.
Melalui prosesi wisuda ini, UM Bandung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, berlandaskan nilai keislaman, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Para lulusan diharapkan menjadi duta intelektual yang membawa nama baik almamater serta berkontribusi aktif dalam membangun Indonesia yang berkemajuan.
