KESATUCO – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyampaikan apresiasi atas berbagai program strategis yang dijalankan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Sukabumi, karena dinilai sejalan dengan arah dan prioritas kebijakan Pemerintah Kota Sukabumi.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota saat secara resmi membuka Konferensi Cabang (Konfercab) III Muslimat NU Kota Sukabumi yang digelar di Toserba Selamat Kota Sukabumi, Kamis 08 Januari 2026
Wali Kota mengungkapkan, tiga program utama Muslimat NU, yakni Dakwah Keliling (Darling), penanganan kemiskinan ekstrem, serta program kesehatan, memiliki irisan yang kuat dengan 26 indikator pembangunan daerah yang saat ini tengah dijalankan oleh Pemerintah Kota Sukabumi.
Baca Juga: DPRD Soroti Kenyamanan Publik, Lapang Merdeka Diminta Kembali Jadi Ruang Olahraga dan Kegiatan Warga
“Program-program Muslimat NU ini sejalan dengan arah pembangunan kota. Ini menunjukkan bahwa peran organisasi kemasyarakatan sangat strategis dalam mendukung program pemerintah,” ujar Ayep Zaki.
Ia menegaskan bahwa percepatan pembangunan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah daerah secara sendiri. Menurutnya, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata.
“Program pemerintah itu tidak bisa berjalan sendiri. Harus dikeroyok bersama oleh semua pihak, termasuk ormas keagamaan seperti Muslimat NU,” tegasnya.
Terkait isu kemiskinan ekstrem, Wali Kota memaparkan bahwa saat ini terdapat sekitar 65 ribu warga Kota Sukabumi yang masuk dalam kategori desil satu dan dua, sehingga membutuhkan intervensi serius dan berkelanjutan dari berbagai pihak.
Ia berharap, melalui Konfercab III ini, Muslimat NU Kota Sukabumi dapat terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya dalam membangun masyarakat yang religius, mandiri, sehat, dan sejahtera.
“Muslimat NU memiliki peran penting di tengah masyarakat. Saya berharap kontribusi nyata ini terus ditingkatkan demi terwujudnya Kota Sukabumi yang Bercahaya,” pungkasnya.
