KESATUCO – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengajak masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih dan mendukung pemimpin yang memiliki integritas serta kejelasan asal-usul.
Menurutnya, kepemimpinan yang bersih menjadi kunci utama untuk mencegah praktik korupsi, pungutan liar, dan penyalahgunaan kekuasaan di lingkungan pemerintahan.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Al-Muhajirin, Kelurahan Nanggeleng, Minggu, 11 Januari 2026.
Baca Juga: Peringatan Isra Mi’raj, Wali Kota Ayep Zaki Ajak Jadikan Spirit Ibadah sebagai Arah Kebijakan Publik
Ia menekankan bahwa nilai moral dan etika harus menjadi fondasi utama dalam kepemimpinan, baik di tingkat pemerintahan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pemimpin itu harus bisa dipercaya. Tidak berbohong, tidak menipu, dan tidak menyalahgunakan kewenangan. Jika sejak awal integritasnya kuat dan asal-usulnya jelas, maka pemerintahan akan berjalan bersih,” tegasnya.
Ayep Zaki menambahkan, seorang pemimpin sejati wajib menjadi teladan bagi masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam serta menjadikan ajaran Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalankan amanah.
Baca Juga: Sepanjang 2025, Bappeda Sukabumi Perkuat Fondasi Infrastruktur dan Tata Ruang Kota
Kepemimpinan, lanjutnya, bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab moral yang akan dipertanggungjawabkan, baik kepada rakyat maupun kepada Allah SWT.
“Semoga masyarakat semakin sadar akan pentingnya kepemimpinan yang beretika dan berakhlak, sehingga Kota Sukabumi dapat terus dibangun dengan prinsip kejujuran, keadilan, dan keberkahan,” pungkasnya
