KESATUCO – Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana mendorong masyarakat memanfaatkan media sosial sebagai alat kampanye edukatif, terutama dalam menyebarkan praktik baik pengelolaan sampah.
Menurutnya, di tengah pesatnya arus informasi digital, setiap warga memiliki peran sebagai agen perubahan. Unggahan sederhana tentang kegiatan memilah sampah, bank sampah, hingga kerja bakti lingkungan dapat memberi dampak luas jika disebarkan secara konsisten.
“Promosi kebaikan melalui akun media sosial menjadi langkah sederhana namun berdampak luas dalam membangun kesadaran kolektif,” ujarnya.
Baca Juga: Asep Japar Klaim Kemiskinan Sukabumi Turun 6,41 Persen
Bobby menilai, media sosial bukan hanya ruang hiburan, tetapi juga sarana membangun budaya peduli lingkungan. Ia mengaku kerap memberikan respons dan membagikan ulang konten positif masyarakat sebagai bentuk apresiasi dan dukungan.
“Konten-konten tersebut bukan sekadar dokumentasi, tetapi juga bagian dari gerakan perubahan perilaku,” ucapnya.
Ia berharap, semakin banyak konten edukatif yang beredar, maka kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah akan semakin meningkat.
Baca Juga: Safari Ramadan, Farhan Ajak Warga Bandung Atasi Sampah dan Perkuat Generasi Muda
Dengan kolaborasi digital antara pemerintah dan warga, Bobby optimistis Kota Sukabumi dapat membangun gerakan kebersihan yang lebih masif dan berkelanjutan.
