KESATUCO -Pemerintah Kota Sukabumi membuktikan kinerja fiskal tetap solid meski berada dalam situasi efisiensi anggaran. Sepanjang 2025, Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat naik sekitar 32 persen dan tidak terjadi defisit.
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menyebut capaian tersebut sebagai hasil kerja disiplin dan kolaborasi seluruh perangkat daerah.
“Tahun 2025 kemarin kita ada kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar 32 persen dan kita tidak defisit. Jika ini terjadi dalam suasana efisiensi, tentu menjadi prestasi tersendiri,” ujarnya.
Baca Juga: BPK Dorong Pemkot Sukabumi Tuntaskan Temuan 22 Persen
Menurut Bobby, keberhasilan menjaga keseimbangan anggaran di tengah pembatasan belanja menunjukkan pengelolaan keuangan daerah semakin terarah dan terukur.
Di sisi lain, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan komitmennya memperkuat reformasi birokrasi melalui inovasi.
Pada 2026, Pemkot Sukabumi menargetkan lahirnya 900 inovasi di berbagai sektor, termasuk pengelolaan keuangan dan optimalisasi serapan anggaran.
Baca Juga: 35 UMKM Meriahkan Bazar Kuliner Ramadhan Sukabumi 2026
“Akuntabilitas dan pelaporan yang selaras dengan aturan harus menjadi budaya kerja,” tegasnya.
Dengan pertumbuhan PAD yang signifikan dan target ratusan inovasi, Pemkot Sukabumi optimistis mampu menjaga stabilitas fiskal sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.
