KESATUCO – Suasana baru kini menyelimuti Jalan Raya Ciaul Pasir, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi. Sepanjang 200 meter di depan Kantor Desa kini berubah menjadi kawasan wisata budaya yang ramai dikunjungi, dengan ornamen khas Sunda yang menonjol.
Kepala Desa Sukajaya, Deden Gunaefi, menjelaskan bahwa ide awalnya hanya untuk mempercantik lingkungan. Inspirasi muncul setelah viralnya konsep Kampung KDM di Lembur Pakuan, Subang, milik Gubernur Jawa Barat, yang kemudian diadopsi secara kreatif oleh warga Desa Sukajaya.
“Awalnya sederhana, hanya ingin mempercantik desa. Tapi banyak masukan dari warga, akhirnya kita adopsi konsep Lembur Pakuan. Desa ini kaya bambu, jadi potensinya kita manfaatkan,” ujar Deden.
Baca Juga: Bojonggenteng Bidik Wisata Terpadu, Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi
Proyek ini sepenuhnya digerakkan secara gotong royong. Seluruh unsur masyarakat perangkat desa, karang taruna, hingga ketua RW terlibat memasang pagar bambu, lampu hias, dan ornamen lainnya. Semangat kebersamaan tercermin dari motto desa: Tikukur, Ti Urang, Ku Urang, Keur Urang.
Menariknya, pembangunan ini tidak menggunakan dana pemerintah. Semua kebutuhan ditopang secara swadaya masyarakat dan dukungan pengusaha lokal. Sekitar 2.000 batang bambu berhasil dikumpulkan dan diolah tanpa biaya besar.
“Kalau dihitung nilainya bisa puluhan juta, tapi semuanya lahir dari semangat gotong royong warga. Saya sampai terharu,” tambah Deden.
Baca Juga: Bedah Buku hingga Kolaborasi Media, Upaya Baru Bangun Keluarga Jabar
Desa Sukajaya, meski merupakan desa pemekaran yang belum memiliki objek wisata unggulan, kini mulai memberdayakan potensi lokal. Bambu yang sebelumnya dimanfaatkan untuk kerajinan besek mochi kini juga menjadi elemen estetika kawasan wisata.
Kawasan ini langsung menarik perhatian warga dan warganet. Banyak pengunjung datang untuk berfoto, bersepeda, atau menikmati suasana kampung. Beberapa konten kreator dari Banten dan Cianjur bahkan sengaja menginap untuk membuat konten video.
Dengan sentuhan budaya lokal dan keterlibatan masyarakat, Desa Sukajaya kini diproyeksikan menjadi destinasi wisata budaya berbasis masyarakat yang unik dan menarik di Kabupaten Sukabumi.
