KESATU.CO – Di era digital yang semakin maju, kejahatan siber pun ikut berkembang. Salah satu modus yang marak terjadi adalah smishing, yaitu penipuan melalui SMS yang mengincar data perbankan nasabah. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mengimbau para nasabahnya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan ini.
Oleh karena itu, BRI meminta nasabah untuk selalu berhati-hati terhadap pesan yang menginformasikan transaksi mencurigakan, meminta verifikasi akun, atau menjanjikan hadiah.
Para pelaku smishing sering kali menyamar sebagai pihak bank dan mengirimkan pesan singkat yang berisi tautan mencurigakan. Jika diklik, tautan tersebut akan mengarahkan nasabah ke situs palsu yang dirancang untuk mencuri informasi pribadi seperti nomor kartu, PIN, kode OTP, dan lainnya.
Baca Juga: Mudik Lebaran Makin Hemat: Diskon Tarif Tol 20% dari Jasa Marga, Catat Tanggal dan Syaratnya!
Modus smishing ini semakin canggih, bahkan pelaku sering menggunakan nomor pengirim yang mirip dengan layanan pelanggan bank untuk meyakinkan korban.
Pesan-pesan ini sering kali mengandung tautan yang jika diklik, akan mengarahkan korban ke situs palsu yang dirancang menyerupai laman resmi perbankan. Situs palsu ini kemudian akan meminta informasi sensitif seperti nomor kartu, PIN, kode OTP, masa berlaku kartu, CVC/CVV, user ID, dan password.
Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI, Arga M. Nugraha, menegaskan bahwa kejahatan siber terus berkembang dengan pola yang semakin kompleks.
Baca Juga: ESG Bukan Sekadar Tren, BRI Buktikan dengan Aksi Nyata! Tembus Hingga Ratusan Triliun
“BRI terus meningkatkan sistem keamanan untuk menghadapi berbagai ancaman siber yang terus berkembang. Kami juga mendorong nasabah untuk lebih berhati-hati dalam menerima pesan yang mencurigakan dan memastikan bahwa setiap transaksi hanya dilakukan melalui kanal resmi BRI,” ujar Arga.
Jika menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan BRI, nasabah disarankan untuk tidak menanggapi atau meng-klik tautan yang disertakan dan selalu mengaktifkan notifikasi transaksi melalui aplikasi BRImo, SMS, ataupun Whatsapp Resmi BRI agar dapat langsung mendeteksi aktivitas mencurigakan.
Baca Juga: Seni Ukir Jepara Tembus Pasar Global di BRI UMKM EXPO(RT) 2025
Selain itu, nasabah diharapkan untuk lebih waspada terhadap berbagai bentuk modus penipuan digital dan tidak memberikan informasi perbankan kepada pihak yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya. Segera lakukan perubahan password atau PIN BRImo serta ATM apabila terdapat indikasi bahwa informasi perbankan tersebut telah dibagikan kepada pihak yang tidak terverifikasi.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan BRI, nasabah dapat menghubungi Contact BRI di 1500017 atau melalui WhatsApp Sabrina di 08121214017.***
