KESATUCO – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan di Kota Sukabumi.
Menurutnya, kemandirian fiskal daerah sangat menentukan kemampuan pemerintah kota dalam menjalankan berbagai program prioritas, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat, serta penurunan stunting dan kemiskinan ekstrem.
“Jika PAD kuat, pemerintah daerah memiliki ruang fiskal yang cukup untuk mempercepat program-program yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Ayep Zaki.
Baca Juga: Wali Kota Ayep Zaki Dorong Peran Muslimat NU dalam Percepatan Pembangunan Kota Sukabumi
Wali Kota menilai, selama ini ketergantungan terhadap transfer pusat masih cukup tinggi.
Oleh karena itu, penguatan PAD harus dibarengi dengan pengelolaan yang transparan dan optimal, agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Di sisi lain, Ayep Zaki menekankan pentingnya kolaborasi pendanaan lintas pemerintahan antara pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah kota. Menurutnya, pembagian peran yang jelas akan membuat program pengentasan kemiskinan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Baca Juga: DPRD Soroti Kenyamanan Publik, Lapang Merdeka Diminta Kembali Jadi Ruang Olahraga dan Kegiatan Warga
“Pusat, provinsi, dan kota harus berbagi peran. Pemerintah kota tidak bisa bekerja sendiri, tetapi juga tidak boleh sepenuhnya bergantung. Sinergi inilah kuncinya,” tegasnya.
