KESATUCO – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan komitmennya dalam memperkuat reformasi birokrasi melalui penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis data di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Kebijakan ini diarahkan untuk mewujudkan tata kelola kepegawaian yang profesional, objektif, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik.
Komitmen tersebut disampaikan Ayep Zaki saat bertemu dengan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakhrulloh.
Baca Juga: Kerja Sama Pendidikan hingga Ekonomi, Presiden Prabowo Bertemu PM Australia
Dalam pertemuan itu, Ayep menekankan bahwa kualitas sumber daya manusia aparatur menjadi kunci utama keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Ayep menjelaskan, manajemen talenta merupakan instrumen strategis dalam menempatkan ASN sesuai dengan kompetensi, potensi, dan rekam jejak kinerja.
Dengan sistem tersebut, pengembangan karier aparatur tidak lagi didasarkan pada pertimbangan subjektif, melainkan pada indikator yang terukur.
Baca Juga: Seribu Warga Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah di Kabupaten Tegal
“Manajemen talenta menjadi fondasi dalam membangun birokrasi yang profesional, adil, dan berorientasi pada hasil,” tegas Ayep.
Ia memastikan bahwa ke depan promosi dan pengisian jabatan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi akan dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Setiap aparatur akan dinilai berdasarkan prestasi kerja, kapasitas, serta kontribusinya terhadap organisasi.
Baca Juga: Tok! Pemerintah Tetapkan Pengaturan Pembelajaran Murid Selama Ramadan 2026
Melalui penerapan sistem merit, setiap ASN memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meniti jenjang karier sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong semangat kerja aparatur sekaligus meningkatkan kinerja birokrasi secara keseluruhan.
Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan akan terus memperkuat tata kelola kepegawaian yang adaptif dan berbasis kinerja sebagai bagian dari upaya menghadirkan birokrasi yang berdampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
