KESATUCO – Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang kian kompetitif.
Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Sukabumi Andreas saat melepas siswa Praktik Kerja Industri (Prakerin) SMK Ma’arif NU Al-Fathonah yang digelar di Edhotel Grahadi, Kecamatan Gunungguruh, Senin 5 Januari 2026
Dalam sambutannya, Wabup Andreas menilai Prakerin sebagai bagian penting dari pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan nyata dunia usaha dan industri.
Melalui program ini, siswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga dibentuk karakter dan sikap profesional.
“Prakerin adalah langkah strategis dalam membentuk kompetensi dan profesionalisme siswa. Mereka belajar langsung di lingkungan kerja yang sesungguhnya, sehingga mampu mengasah keterampilan, disiplin, etos kerja, dan tanggung jawab,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemkab Sukabumi mendukung penuh pelaksanaan Prakerin sebagai upaya menyiapkan generasi muda yang siap bersaing di dunia kerja, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global.
Baca Juga: Perayaan Tahun Baru 2026 di Kota Bandung, Farhan: Meriah dan Kondusif
“Kami berharap Prakerin menjadi pengalaman berharga yang mempersiapkan siswa menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Ma’arif NU Al-Fathonah, Ridwan Subagya, menjelaskan bahwa pelepasan siswa Prakerin merupakan agenda rutin tahunan. Pada tahun ini, sebanyak 97 siswa mengikuti program tersebut.
Selain itu, pihak sekolah juga meluncurkan program SMK Go Global, yang merupakan program baru dari Kementerian PM dalam rangka menyiapkan tenaga kerja profesional.
“Program ini mendorong lulusan SMK agar memiliki kompetensi dan keterampilan yang memungkinkan mereka bekerja di luar negeri, seperti Jepang, Korea, China, dan Jerman,” jelasnya.
