KESATU.CO – BANDUNG, Pemerintah terus bekerja keras dan menyiapkan berbagai cara agar stabilitas dan ketahanan pangan nasional tetap perkasa.
Agar stabilitas dan ketahanan pangan tercipta, korporasi berlabel Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) menerima instruksi khusus yang disampaikan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo.
Pada Hari Ulang Tahun Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ke-52, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), menyampaikan, Presiden RI kedelapan itu menginstruksikan Perum Vog supaya mengakuisisi sumber-sumber produksi beras di Kamboja.
Agar proses akuisisi lancar, lanjut Luhut Binsar Pandjaitan, pemerintah menyiapkan upaya-upaya teknis sebagai tindak lanjutnya.
Tidak hanya Perum Bulog, lanjut Luhut Binsar Pandjaitan, Jokowi, sapaan akrab sosok nomor satu di tanah air itu, juga menginstruksikan PT Pertamina (Persero) supaya melakukan hal yang sama.
Yakni, ungkap Luhut Binsar Pandjaitan, mengakuisisi industri yang membuat gula dan etanol asal Brazil.
Pengakuisisian itu, jelas dia, untuk memproduksi bahan baku etanol sebagai komoditas energi yang menyubstitusi gasoline (bensin) sebagai bahan bakar. (*)
