KESATU.CO, PURWAKARTA — Pemerintah Kabupaten Purwakarta bergerak cepat merespons keluhan warga terkait minimnya penerangan jalan yang berpotensi memicu tindak kejahatan malam hari.
Sebanyak 9 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) baru kini resmi terpasang dan beroperasi di wilayah Kecamatan Sukasari, Purwakarta.
Langkah responsif ini diambil langsung atas instruksi Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein. Penambahan fasilitas penerangan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di malam hari.
Respons Cepat Atas Aduan Warga
Pemasangan lampu PJU di Kecamatan Sukasari menjadi bukti nyata kesigapan pemerintah daerah dalam mendengarkan aspirasi masyarakat. Sebelumnya, warga setempat mengeluhkan kondisi jalanan yang gelap gulita ketika malam tiba.
Minimnya penerangan di kawasan tersebut dinilai memicu maraknya potensi aksi kriminalitas yang mengintai para pengguna jalan.
Menanggapi aduan yang masuk, Om Zein tidak tinggal diam. Ia segera memerintahkan jajaran dinas terkait untuk melakukan penyisiran serta pemasangan unit PJU di titik-titik yang dianggap paling krusial dan rawan kejahatan.
“Kami menerima banyak laporan dari masyarakat mengenai kondisi jalan yang gelap. Hal ini tidak bisa dibiarkan karena keselamatan warga adalah prioritas utama,” ujar Om Zein saat meninjau kebijakan penataan fasilitas publik tersebut.
Tekan Angka Kriminalitas di Titik Rawan
Kecamatan Sukasari merupakan salah satu wilayah di Purwakarta yang membutuhkan perhatian ekstra terkait infrastruktur jalan. Melalui pemasangan 9 titik PJU ini, Pemkab Purwakarta berkomitmen menekan angka kriminalitas, mulai dari aksi pembegalan, pencurian, hingga potensi kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh jarak pandang yang terbatas.
Gerak cepat ini juga menyasar kawasan-kawasan lain di wilayah Purwakarta yang terindikasi memiliki tingkat kerawanan tinggi. Pemkab Purwakarta berencana menyisir seluruh kecamatan agar tidak ada lagi sudut wilayah yang terabaikan tanpa penerangan yang layak.
Instruksi tegas disampaikan oleh Om Zein kepada seluruh jajaran agar proses pengerjaan dan perbaikan lampu penerangan jalan terus digenjot di tempat-tempat rawan lainnya.
Pesan Om Zein: Jaga Bersama Fasilitas Umum
Meski fasilitas penerangan sudah terpasang, Om Zein menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam merawat dan menjaga infrastruktur yang ada.
Ia mengimbau warga agar saling mengawasi lingkungan sekitar dari tindakan vandalisme maupun pencurian komponen lampu jalan.
“Awas ya, jaga lampunya. Jangan sampai lampu dan kabelnya ada yang nyuri… nanti kembali gelap,” pesan Om Zein dengan gaya khasnya yang lugas dan merakyat.
Pesan tersebut disampaikan bukan tanpa alasan. Kasus pencurian kabel dan komponen PJU di beberapa daerah kerap menjadi penyebab utama rusaknya fasilitas penerangan jalan. Jika komplotan pencuri merusak instalasi kabel, dampak kerugiannya akan langsung dirasakan kembali oleh masyarakat luas.
Apresiasi Masyarakat dan Harapan ke Depan
Langkah nyata Pemkab Purwakarta dalam merealisasikan penerangan di Kecamatan Sukasari mendapat sambutan hangat dari warga setempat.
Jalanan yang kini terang benderang membuat warga tidak ragu lagi untuk melintas di malam hari saat pulang bekerja atau mengangkut hasil bumi.
Ke depan, koordinasi antara dinas terkait, aparatur kecamatan, dan elemen masyarakat akan terus ditingkatkan untuk memastikan seluruh titik PJU berfungsi dengan baik secara berkelanjutan.
Pemerintah Daerah Purwakarta juga membuka ruang aduan seluas-luasnya jika masih terdapat kawasan yang memerlukan penerangan tambahan.
Dengan terpasangnya 9 titik PJU di Kecamatan Sukasari, Purwakarta semakin menguatkan komitmennya untuk menghadirkan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari kejahatan jalanan.***
