KESATU.CO, PURWAKARTA – Kemeriahan menyelimuti Lapangan Kantor Kecamatan Pondoksalam pada Sabtu malam, 13 Juni 2026.
Pemerintah Kabupaten Purwakarta secara resmi memulai rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Purwakarta ke-195 sekaligus Kabupaten Purwakarta ke-58.
Acara pembuka yang dinantikan masyarakat ini dikemas apik melalui kegiatan bertajuk “Safari Cinta” Pamuka Lawang Runtuyan.
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein turut hadir langsung di tengah-tengah ribuan warga yang memadati lokasi.
Kehadiran orang nomor satu di Purwakarta ini menjadi magnet tersendiri, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap dekat dengan masyarakat melalui pendekatan seni dan budaya.
“Safari Cinta” Jadi Pembuka Rangkaian Hari Jadi Purwakarta 2026
Dalam sambutannya, Bupati Saepul Bahri Binzein menyampaikan bahwa kegiatan Safari Cinta ini merupakan Pamuka Lawang Runtuyan atau acara pembuka dari seluruh rangkaian besar perayaan Hari Jadi Purwakarta 2026.
Melalui momentum ini, Om Zein mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersyukur, mempererat tali silaturahmi, dan bersama-sama membangun Purwakarta yang lebih maju dan istimewa.
“Safari Cinta ini bukan sekadar hiburan rakyat, melainkan simbol pembuka dari sinergi dan cinta kita terhadap tanah kelahiran Purwakarta. Di usia Kota yang ke-195 dan Kabupaten yang ke-58, kita ingin memastikan kebahagiaan ini dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari desa hingga ke kota,” ujar Om Zein di hadapan warga Pondoksalam.
Acara yang berlangsung hingga tengah malam tersebut berjalan sangat meriah. Panggung hiburan diisi oleh deretan seniman ternama Jawa Barat. Gelak tawa penonton pecah berkat penampilan jenaka dari komedian Kang Ohang dan Ceu Popon.
Tidak hanya itu, suasana malam semakin syahdu dan megah dengan penampilan musik dari Emka 9 PW serta pertunjukan seni tradisional yang memukau dari Sanggar Seni Putra Purna Yudha.
Diawali Tradisi Gubyag Balong di Pagi Hari
Kemeriahan perayaan di Kecamatan Pondoksalam sebenarnya sudah dimulai sejak Sabtu pagi. Sebelum acara puncak Safari Cinta digelar pada malam hari, Pemerintah Kabupaten Purwakarta terlebih dahulu menyelenggarakan tradisi Gubyag Balong.
Kegiatan menangkap ikan bersama ini dilaksanakan di Balong Lembur Harepan, Desa Salem, Kecamatan Pondoksalam. Tradisi gubyag balong ini sukses menarik antusiasme ratusan warga yang berebut ikan di dalam kolam.
Kegiatan ini sengaja dipilih sebagai pembuka rangkaian karena sarat akan nilai gotong royong, kebersamaan, dan kearifan lokal yang menjadi ciri khas masyarakat Sunda di Purwakarta.
Dengan suksesnya pembukaan di Pondoksalam, rangkaian acara Hari Jadi Purwakarta 2026 dipastikan akan terus berlanjut ke berbagai wilayah kecamatan lainnya dengan menyuguhkan berbagai festival budaya, pameran UMKM, hingga pelayanan publik keliling.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau agenda resmi agar tidak ketinggalan kemeriahan hari jadi tahun ini.***
