KESATU.CO – BANDUNG, Setiap korporasi berlabel Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tentunya mengusung sebuah misi, yakni, berkontribusi akbar bagi negara melalui torehan kinerja impresif.
Hal itu pun berlaku bagi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero). Buktinya, pada 2023, PT PLN (Persero) tidak hanya sukses meraup laba bersih bernilai fantastis, yakni Rp22,07 triliun, tetapi juga berhasil menambah jumlah pelanggannya.
Dalam keterangan resminya, Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PT PLN (Persero), hingga Desember 2023, pihaknya memiliki 89,15 juta pelanggan. “Jumlah itu bertambah 3,5 juta pelanggan,” kata Darmawan Prasodjo.
Dia membeberkan, selama 2023, pertambahan jumlah pelanggan terbanyak yakni kalangan rumah tangga. Yakni, ucapnya, sekitar 3,2 juta pelanggan.
Terbanyak selanjutnya, lanjut Darmawan Prasodjo, yaitu kalangan bisnis, sekitar 181 ribu pelanggan.
Lalu, kata dia, golongan atau kalangan sosial menjadi pelanggan terbanyak berikutnya. Jumlah pertambahannya sekitar 72 ribu pelanggan.
“Sisanya adalah kalangan pemerintah dan industri, masing-masing sekitar 28 ribu serta 27 ribu pelanggan,” ungkap Darmawan Prasodjo.
Secara kumulatif, sahutnya, pada 2023, golongan rumah tangga menjadi pelanggan yang dominan, yakni 91,4 persen atau mencapai 81.551.325 pelanggan.
Lalu, sebanyak 5,2 persen atau setara dengan 4.706.947 pelanggan adalah kalangan bisnis. Kemudian, tuturnya, pelanggan bertarif sosial sebanyak 1.993.101 atau 2,24 persen.
Baca Juga: Koleksi Penghargaan Bank BJB Bertambah, Ini yang Terbaru
Sedangkan kalangan bertarif pemerintahan dan industri, sebut dia, hingga 2023, masing-masing sebanyak 595.941 pelanggan atau 0,67 persen serta 206.770 pelanggan atau 0,23 persen.
Keberhasilan jajarannya memperbanyak jumlah pelanggan, ujarnya, berkat penerapan transformasi digital, inovasi, dan pelayanan prima secara konsisten.
Darmawan Prasodjo menyatakan, pertambahan jumlah pelanggan tersebut membuat rasio elektrifikasi menjadi lebih besar. Kini, sebesar 99,79 persen.
Pihaknya, tegas Darmawan Prasodjo, tidak hanya fokus pada keandalan pasokan energi listrik, tetapi juga sangat memperhatikan kepuasan para pelanggannya.
Selain itu, tambah Darmawan Prasodjo, bertambahnya pelanggan pun berkat kesigapan daj kecepatan jajarannya menuntaskan waiting list melalui penerapan Material Distribusi Utama (MDU) termasuk percepatan penyambungan.
Khusus kalangan rumah tangga, kata Darmawan Prasodjo, pertambahannya berkat sejumlah program.
Antara lain, agenda yang merupakan inisiasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM),Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi keluarga pra-sejahtera.
“Termasuk penyambungan BPBL gratis bagi 131.600 keluarga prasejahtera,” sebut dia.
Program lainnya, ujarnya, yaitu Light Up the Dream atau sambung baru gratis bagi 20.942 keluarga prasejahtera. (*)
