KESATUCO – Pimpinan Daerah Kota Sukabumi keliling ke sejumlah tempat di Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Minggu, 2 November 2025. Hal itu dilakukan dalam rangka aksi sosial yang dibalut dalam bentuk Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengatakan program ini menjadi salah satu inisiatif Pemkot untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui aksi nyata di lapangan. Oleh karena itu, penyerahan bantuan sosial itu langsung diserahkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi.
“Kami tidak hanya menyerahkan bantuan. Kami juga meninjau pelayanan kesehatan gratis beberapa titik di Kelurahan Subangjaya,” ujarnya, Minggu, 2 November 2025.
Baca Juga: Urus SKCK Kini Tak Ribet, Polres Sukabumi Kota Hadirkan Layanan Cepat dan Efisien
Tak hanya itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan Grebek UMKM dan pelaksanaan Program 12 PAS. Hal ini sebagai bentuk dukungan Pemkot terhadap pengembangan ekonomi lokal dan pemberdayaan pelaku usaha kecil.
“Program ini bukan sekadar bentuk bantuan sosial, tetapi wujud kepedulian dan kebersamaan kita dalam membangun Sukabumi yang lebih baik. Pemerintah hadir bukan hanya di balik meja, tetapi di tengah-tengah masyarakat,” ucapnya
Ayep menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi antara berbagai program nasional dan daerah, seperti Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Operasi Merah Putih, Cek Kesehatan Gratis, dan Program 12 PAS yang menjadi ikon Kota Sukabumi.
Baca Juga: Segini Jumlah Air Bersih Yang Disalurkan PMI Sukabumi Ke Cisolok
“Pelaksanaan terpadu dari program-program tersebut diharapkan mampu memperkecil kesenjangan sosial sekaligus memperkuat solidaritas antarwarga,” ungkapnya
Ayep Zaki menargetkan agar kegiatan sosial tersebut dapat dilaksanakan rutin setiap minggu dengan cakupan wilayah yang lebih luas.
Ia juga mengajak pelaku usaha dan korporasi untuk menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) guna memperkuat keberlanjutan program.
Baca Juga: DPRD Sukabumi Bahas APBD 2026, Soroti Potensi Pemotongan TKD Rp159 Miliar
“Dengan gotong royong, partisipasi masyarakat, dan dukungan dunia usaha, kita bisa mewujudkan Sukabumi yang semakin maju, sejahtera, dan makmur. Ayeuna waktuna urang babarengan ngabagi berkah pikeun warga Sukabumi,” bebernya.
Wakil Wali Kota Bobby Maulana menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi sarana efektif untuk mempererat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami ingin memastikan setiap kebijakan dan program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Dengan turun langsung, kami bisa mendengar dan melihat kondisi masyarakat secara nyata,” pungkasnya.
