KESATUCO– Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji menyebutkan, peran agama sangatlah sentral dalam menentukan arah kehidupan negara dan bangsa.
Meskipun Indonesia bukanlah negara agama.
“Meskipun Indonesia bukan negara agama, namun negara ini juga tidak bisa dikategorikan sebagai negara sekuler,” ujarnya saat menghadiri milad ke-49 MUI di Gedung Pusat Kajian Islam.
Baca Juga: Stunting Dianggap Masalah Kesehatan Anak, Pj TP PKK Tekankan Hal Ini !
Menurutnya, agama, khususnya Islam, memberikan inspirasi, nilai, dan etika bagi kehidupan bernegara.
Sejarah menunjukkan bahwa rumusan Pancasila dan UUD 1945 sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai Islam yang bersumber dari alquran dan hadits.
“Interpretasi masalah-masalah ini menjadi otoritas para ulama dan intelektual muslim yang memiliki kapasitas ilmu pengetahuan yang relevan,” ucapnya.
Baca Juga: Fantastis, Segini Gaji dan Tunjangan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi
Maka dari itu, peran ulama di tengah masyarakat sangat penting dan mulia. Sehingga mereka mendapat gelar “pewaris para nabi” atau warosatul anbiya.
“Pemerintah berfungsi sebagai penyelenggara negara dan pengatur kebijakan publik atas dasar landasan etik dan moral yang disusun oleh para alim ulama,” ungkapnya
Oleh karena itu, dirinya mengajak para ulama, dan tokoh agama untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan Kota Sukabumi.
Baca Juga: Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Terpilih Bentar Lagi Dilantik, Catat Tanggalnya !
Terlebih menjelang pesta demokrasi yang akan datang.
“Hadirkanlah suasana yang kondusif, ramah, dan arif di lingkungan masing-masing. Jangan terpengaruh oleh isu-isu berbau SARA dan politis yang dapat menciptakan suasana tidak kondusif,” pungkasnya.
