KESATUCO – Puluhan orang di Kota Sukabumi disiapkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan.
Mengingat, peningkatan jumlah penduduk Kota Sukabumi yang tidak sebanding dengan ketersediaan lahan, produksi pangan, dan kondisi perubahan iklim.
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 40 orang yang akan diberikaan pelatihan melalaui Sekolah Lapang Agribisnis Holtikultura Sukabumi (Selaras) Budidaya Jamur Tiram.
Baca Juga: Beberkan Tupoksi Bappeda, PJ Wali Kota : Lakukan Terobosan Baru
Mereka akan berlatih budidaya jamur tiram dengan berbagai metoda. Hal itu seperti hidroponik dan tradisional.
Pj Wali Kota Kusmana Hartadji mengatakan, kegiatan ini akan berdampak besar.
Baik terhadap peserta maupun lingkungan, Sebab, kegiatan ini dapat mendorong pemanfaatan lahan-lahan terbuka untuk ditanami vegetasi.
“Pada akhirnya, kegiatan ketahanan pangan dapat berdampak pada penurunan angka prevalensi stunting, karena semakin banyak tumbuhan produsen pangan yang ditanam akan mendukung peningkatan nutrisi dan asupan makanan bergizi kepada para balita,” ucapnya.
Maka dari itu, dirinya mendorong para peserta untuk konsisten dan fokus. Sehingga, dapat menggeluti usaha ini sebaik mungkin.
“Di era ini, para milenial membutuhkan keterampilan dan harus menghilangkan sikap gengsian,” pungkasnya.
