KESATUCO – Pj Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menegaskan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Sukabumi 2026 berdasarkan RPJM 2025-2030. Selain itu, disinkronkan pula dengan dengan RPD 2024 dan misi visi Walikota terpilih.
“Hal itu dilakukan agar semuanya berkesinambungan. RKPD ini diawali musrenbang Kelurahan, musrenbang Kecamatan, usulan Forum SKPD, hingga penyusunan Rancangan akhir, hingga pengesahan oleh DPRD yang arahnya akan diselaraskan dengan misi visi Walikota Sukabumi terpilih nantinya,” ujarnya.
Kepala Bidang Bappeda Kota Sukabumi, Asep Syaefudin mengatakan, pihaknya bersama forum konsultasi publik melakukan pertemuan membahas Rencana Pembangunan Daerah 2024-2026 yang akan menjadi skala prioritas.
Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Banggakan Kotanya, Ternyata Ini Alasannya
“Kegiatan ini adalah satu tahapan dalam penyusunan RKPD, selanjutnya akan dilaksanakan usulan Forum OPD, lalu musrenbang tingkat kota akan dilaksanakan sekitar bulan April, selanjutnya rancangan akhir, verifikasi, review inspektorat, fasilitasi dengan propinsi. Paling lambat minggu pertama Juli RKPD ini akan ditetapkan,” ucapnya
Hal yang unik ini dalam penyusunan RKPD 2026 ini yang seharusnya mengacu pada RPD 2024-2026, namun setelah pelantikan Walikota dan Wakil Walikota terpilih harus beralih, karena walikota akan menyusun RKDP tersendiri. Sehingga akan ada beberapa perubahan prioritas disesuaikan dengan visi misi Wali Kota.
“Draft RKDP Walikota dan draft penyusunan ini nanti digabungkan secara Simultan Terkoordinasi,” ungkapnya
Baca Juga: Pol PP Puji Aplikasi Bappeda, Ini Alasannya
Menurut Asep, tujuan forum konsultasi publik ini, untuk melakukan pengkajian dari isu strategis, permasalahan, dan program yang belum selesai untuk disampaikan kepada Walikota.
Kemudian di sesuaikan dengan program nasional, regional, kemudian juga RPJPD maka di konsultasikan kepada publik apakah ini sudah memenuhi atau mungkin ada hal lain yang belum dipenuhi.
“Kami buat sebagai guidance perencanaan pembangunan 2024-2026, maka di sinilah semua elemen yang terlibat duduk bersama memperbaiki rancangan awal pijakan pembangunan kota Sukabumi, dengan segala proses kolaborasi yang bisa memberikan masukan dan kritikan,” terangnya.
Baca Juga: Serbu BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Ribuan Produk Lokal Unik, Musik Asyik, dan Kesempatan Bisnis Menanti!
Sementara Wali Kota Sukabumi Terpilih, Ayep Zaki menegaskan penyusunan Rencana Kerja ini tetap mengacu pada keseimbangan antara masukan masyarakat dan kekuatan anggaran.
Untuk itu dirinya bersama Wakil Wali Kota terpilih, Bobby Maulana akan terus mengedapankan peningkatan PAD agar masyarakat Sukabumi sejahtera dengan pemerataan pembangunannya.
“Untuk itu dalam penyusunan RDKP ini diperlukan kesatuan dan persatuan dari 6 unsur yaitu lembaga Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif, partai politik , ormas dan masyarakat” tegasnya.
