KESATUCO – Kepala Balai Latihan Kerja Kabupaten Sukabumi Nita menyebutkan, masyarakat di pedesaan cenderung kesulitan mendapatkan pekerjaan atau penghasilan.
Hal itu mengingat, lapangan pekerjaan banyak terpusat di kota-kota besar.
“Lapangan pekerjaan banyak terpusat di kota-kora besar, jadi masyarakat pedesaan csnderung kesulitan,” ujarnya.
Baca Juga: Datangi Pasar Kaget Baleendah Ono Surono dan Rombongan Preman Pensiun Beri Bantuan Modal Pedagang
Maka dari itu, dirinya mengapresiasi gagasan yang dibuat anak perusahaan SCG, yakni PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi.
Menurutnya program bernama SCG Generasi Mencapai Cita (Gempita) itu, mampu menjawab tantangan bagi masyarakat desa yang kesulitan mendapatkan pekerjaan ataupun penghasilan.
“Melalui program ini, masyarakat didorong untuk memaksimalkan potensi diri dan mengembangkan sumber daya di desa,” ucapnya.
Baca Juga: Ajak Pelajar Kota Cimahi Cerdas Keuangan, OJK Jawa Barat Sambangi Sekolah
Sementara itu, Presiden Direktur PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi Peramas Wajananawat mengatakan, SCG Gempita hadir untuk memberikan keterampilan dan keahlian bagi masyarakat yang tidak mempunyai penghasilan tetap. Hal itu agar mereka lebih berdaya dengan mengembangkan potensi dan kapasitas diri.
“Program SCG Gempita membuka tiga kelas pelatihan yang diikuti oleh masyarakat di 5 desa. Dimulai dari kelas menjahit untuk Desa Sirnaresmi dan Kebonmanggu, kelas memasak untuk Desa Tanjungsari, dan kelas tata rias untuk Desa Sukamaju dan Desa Wangunreja. Semuanya di Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.
Bahkan sebelum pelatihan, SCG bekerjasama dengan tim psikolog untuk mengasesmen. Semua itu demi menyelaraskan materi pelatihan dengan minat dan bakat masyarakat.
Baca Juga: Bey Machmudin: Purwakarta Daerah Unggulan di Jabar dalam Investasi Industri
“Setelah itu, para peserta diberikan pelatihan oleh lembaga pelatihan profesional,” bebernya.
Maka dari itu, dirinya meyakini masyarakat akan memiliki keterampilan yang mumpuni dan mampu memaksimalkan potensi yang dimilikinya.
“Semua itu guna meningkatkan kesejahteraannya dan keluarganya,” bebernya.
Peserta SCG Gempita Lisa (17) mengaku senang mendapatkan kesempatan ini. Sehingga dirinya bisa mengembangkan hobi memasak.
Baca Juga: Bey Machmudin Terkesan Animo Luar Biasa Masyarkat, Raffi Ahmad, Lari DI Bandung Mengenang Masa Kecil
“Dengan SCG Gempita, saya menjadi termotivasi untuk mengembangkan potensi yang saya miliki menjadi sumber penghasilan yang dapat menyejahterakan saya dan keluarga,” pungkasnya.
