KESATU.CO – Di bawah kolong Flyover Mochtar Kusumaatmadja atau yang lebih dikenal dengan Jembatan Pasupati Kota Bandung Jawa Barat, Maman Sulaeman telah tinggal selama kurang lebih satu dekade.
Rumahnya hanyalah sebuah “bedeng” sederhana, tempat ia berlindung dari cuaca dan hiruk-pikuk Kota Bandung. Tapi, Kamis (5/12/2024) menjadi hari yang berbeda—hari penuh harapan bagi dirinya dan keluarga kecilnya.
Kang Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat terpilih, mengunjungi area kolong jembatan Pasupati, menyapa Maman dan warga lainnya.
Baca Juga: Karena Hal Ini, Lagi-lagi BRI Catatkan Prestasi Yang Bukan Kaleng-kaleng
Dalam video yang diunggah di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Kang Dedi mengajak Maman untuk pindah ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di kawasan Rancaekek dan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung.
“Saya nanti pindahin bapak lewat pak Menteri, kalau saya kan belum ada kewenangan apa-apa, dan lewat Sekda Jabar ke rusunawa,” ujar Kang Dedi, dikutip dari kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Sabtu (7/12/2024).
Kepada Dedi Mulyadi, Maman mengungkapkan niatnya untuk berdagang setelah pindah ke rusunawa guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: Bersama BRI, Sosok Ini Buat Produk UMKM yang Berdayakan Perempuan
Menanggapi hal itu, Kang Dedi Mulyadi akan memberikan dana pendamping dan modal usaha kepada Maman.
“Saya bekelin bapak dua juta, cukup kan? Nah kemudian, nanti untuk biaya dagangnya nanti saya siapin dua juta. Jadi saya siapin empat juta,” ujar Kang Dedi.
Tak hanya itu, sosok Gubernur Jabar terpilih yang dikenal memiliki rasa kepedulian sosial tinggi itu juga akan memberikan tambahan Rp1 juta, untuk dana darurat seandainya nanti Maman atau keluarganya sedang sakit.
Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan, BRI Suntik Rp199,83 Triliun ke Sektor Pertanian
Mendengar semua itu, membuat Maman tak mampu menahan air mata. Ia memeluk Kang Dedi erat, ungkapan syukur yang terasa begitu dalam.
“Itu yang saya tunggu-tunggu Pak,” ujar Maman sambil terisak.
Maman mengungkapkan bahwa selama ini belum ada perhatian serius dari pihak berwenang terkait nasib warga di kolong jembatan Pasupati.
Diketahui ketika bertemu Maman, Dedi Mulyadi tengah mengikuti kegiatan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman yang sedang meninjau langsung area permukiman di kolong jembatan Pasupati, pada Kamis (5/12/2024).
Di sela-sela kegiatan tersebut, pria yang dikenal dekat dengan masyarakat ini, menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung dengan warga yang bermukim di area kolong jembatan Pasupati Kota Bandung.***
