KESATUCO – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyoroti sejumlah persoalan kesehatan yang dinilai masih menjadi tantangan besar bagi Kota Sukabumi. Mulai dari urusan kebersihan lingkungan hingga stunting dan kesehatan sosial lainnya, seluruhnya disebut perlu mendapatkan penanganan yang lebih serius dan terukur.
“Indeks kebersihan kita masih rendah. Bahkan berada pada angka 44,” ungkap Ayep dalam sebuah pertemuan dengan jajaran pemerintah daerah, belum lama ini.
Angka tersebut menunjukkan bahwa Kota Sukabumi masih harus bekerja keras untuk mencapai kategori laik bersih. Karena itu, Ayep meminta seluruh perangkat daerah bergerak cepat memperbaiki kondisi tersebut.
“Mari kita sehatkan Kota Sukabumi di berbagai aspek,” tegasnya.
Ayep Zaki menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya fokus pada masalah kebersihan semata. Menurutnya, berbagai persoalan kesehatan sosial seperti stunting, kemiskinan ekstrem, pengangguran, serta infrastruktur yang tidak memadai juga harus ditangani secara paralel.
“Kita data dan tangani masalah-masalah kesehatan sosial,” ucapnya.
Baca Juga: Five Nations Stamp Exhibition 2025: Ajang Kualifikasi Dunia Sekaligus Sarana Edukasi Budaya Filateli
Ia menekankan pentingnya pendataan yang akurat agar pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang tepat sasaran. Stunting misalnya, bukan hanya persoalan gizi, tetapi juga mencakup pengaruh lingkungan dan kondisi sosial ekonomi keluarga.
Dalam penjelasannya, Ayep menekankan bahwa pemahaman tentang kesehatan bukan hanya terbatas pada kondisi fisik masyarakat. Ia menggarisbawahi bahwa kesehatan suatu daerah juga mencerminkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.
“Kesehatan mencakup kekompakan, kedisiplinan, dan kualitas penyelenggaraan pemerintahan di setiap wilayah,” jelasnya.
Baca Juga: Coffee Culture Kota Bandung Kian Menguat
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor dari perangkat daerah hingga tingkat kecamatan dan kelurahan sangat dibutuhkan agar Kota Sukabumi dapat mencapai perubahan yang lebih signifikan.
“Komitmen seluruh jajaran pemerintah daerah dari perangkat daerah hingga kecamatan dan kelurahan menjadi kunci terciptanya masa depan Kota Sukabumi yang lebih sehat,” pungkasnya..
