KESATUCO – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi perkenalkan program inovatif dalam penanggulangan bencana kepada masyarakat luas.
Hal itu dilakukannya melalui pameran yang dilaksanakan Atma Connect dan Internet Society (ISF) pada gelaran Latihan Gabungan dan Bhakti Sibat PMI Ke 3 tahun 2024 yang berlangsung di Kebumen, Jawa Tengah.
Dalam pameran tersebut, PMI Kabupaten Sukabumi menonjolkan berbagai inovasi yang berkaitan program penanggulangan bencana berbasis internet.
Baca Juga: Bawaslu Babat Habis Baliho dan Spanduk, Ini Alasannya
Apalagi, program inovatif tersebut tengah berjalan di Kabupaten Sukabumi.
“Di dalam acara ini, kami menampilkan informasi mengenai program ketangguhan bencana berbasis internet PMI. Hal itu seperti pelatihan model jaringan internet, penggunaan aplikasi berbasis internet Atmago untuk penanggulangan bencana, serta simulasi evakuasi,” ujar Staf Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Sukabumi, Selasa, 24 September 2024.
Mengingat, pameran tersebut sebagai ajang meningkatkan kesadaran masyarakat. Terutama dari sisi pentingnya mitigasi bencana.
“kesadaran masyarakat dalam mitigasi bencana itu sangat penting. Jadi kami mencoba meningkatkan kesadaran masyarakat tersebut,” ucapnya.
Namun tak hanya itu saja, PMI Kabupaten Sukabumi pun mengenalkan keindahan alam dan makanan khas Kabupaten Sukabumi di acara yang berlangsung dari 23-27 September 2024.
Hal itu tentu saja melalui berbagai media yang dapat menarik pengunjung untuk menikmati keindahan alam Kabupaten Sukabumi.
Baca Juga: Tampil Outstanding, Ini 4 Grup yang Lolos di Stage Audition Ketiga Amazing Dance Indonesia!
“Melalui media foto panorama misalnya, kami coba ajak para pengunjung menikmati indahnya alam Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.
Selain itu, berbagai makanan khas Sukabumi turut dihidangkan di pameran tersebut. Hal itu seperti abon lele, sumpia lele, kastangel lele, hingga gula aren.
Berbagai hal yang ditampilkan tersebut, mencerminkan kekayaan sumber daya alam dan budaya di Kabupaten Sukabumi.
“Kami ingin lebih mengenalkan potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.
