KESATU.CO, BOGOR – Laga pamungkas Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SMP Tingkat Provinsi Jawa Barat 2025 menghadirkan duel sengit antara dua tim langganan final, yakni Tim GSI Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta melawan Tim GSI Dinas Pendidikan Kota Cimahi. Pertandingan yang digelar di Stadion Elang Bondol, Kota Bogor, Jumat (19/9/2025) ini berlangsung ketat sejak menit awal.
Babak pertama berjalan alot. Kedua tim sama-sama disiplin menjaga pertahanan dan berusaha mencari celah lewat serangan cepat. Namun hingga peluit turun minum, skor tetap kacamata 0-0.
Baca Juga: Sekda Jabar: Lulusan IPDN Harus Jadi Pemimpin Tangguh di Tengah Tantangan
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Pertarungan lini tengah semakin keras, dan akhirnya pada menit ke-46, pemain Cimahi bernomor punggung 5 sukses memecah kebuntuan lewat sepakan terarah yang tak mampu dibendung kiper Purwakarta. Gol tunggal tersebut menjadi penentu kemenangan Cimahi atas Purwakarta dengan skor akhir 1-0.
Hasil ini memastikan Kota Cimahi keluar sebagai Juara 1 GSI Jabar 2025, disusul Kabupaten Purwakarta sebagai Juara 2. Sementara itu, partai perebutan tempat ketiga antara Kota Bandung dan Kabupaten Sukabumi juga tak kalah dramatis. Setelah bermain imbang, laga harus ditentukan lewat adu penalti. Kota Bandung akhirnya menang dan mengunci posisi Juara 3.
Baca Juga: Keandalan Listrik Jadi Kunci, Begini Kata Pelaku Usaha Tekstil
Dengan demikian, klasemen akhir GSI Jabar 2025 adalah: Juara 1: Kota Cimahi, Juara 2: Kabupaten Purwakarta. Juara 3: Kota Bandung.
Atmosfer laga final ini sekaligus menegaskan dominasi grup B, karena dua wakilnya sukses bertemu di partai puncak dan memperlihatkan kualitas permainan yang konsisten dari fase awal hingga akhir turnamen.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Sadiyah, M.Pd., yang diwakili oleh Plt. Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Heri Wijaya, MM yang didampingi oleh Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian, Dr. Dede Supendi, M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan para pemain.
“Kami bangga dengan capaian anak-anak Purwakarta yang kembali menunjukkan konsistensi di ajang GSI. Meski harus puas di posisi kedua, mereka sudah memberikan permainan terbaik dan membuktikan bahwa Purwakarta adalah tim yang selalu diperhitungkan di Jawa Barat. Hasil ini akan menjadi motivasi untuk berlatih lebih keras dan meraih juara di tahun mendatang,” ungkap Heri.
Baca Juga: Bareskrim Polri Ungkap Kasus Penelantaran dan Kekerasan Berat Anak AMK, Dua Tersangka Diamankan
Sementara itu, pelatih Tim GSI Purwakarta, Arie Ardhany Hidayat, M.Pd., mengakui anak asuhnya sudah tampil maksimal meski hasil belum berpihak.
“Anak-anak sudah berjuang habis-habisan. Kami sempat menguasai beberapa momentum, tapi lawan mampu memanfaatkan peluang emas. Kekalahan ini bukan akhir, justru jadi bahan evaluasi agar ke depan Purwakarta bisa lebih kuat dan kembali merebut gelar juara,” tegasnya. ***
